Kenapa 60% Riset tentang Indonesia ditulis Orang Asing?

Tulisan ini saya buat dalam perjalanan ke Pattaya. Ya akan menginap semalam di sebuah pulau di sekitar sana sebelum kembali ke tanah air. Sebelumnya sekira dua minggu saya tinggal di kantor Center for Southeast Asian Studies (CSEAS) Bangkok. Kantor yang merangkap apartemen, dua lantai. Ada ratusan buku tentang Asia tenggara, khususnya negara-negara di Mainland Asia. … Lanjutkan membaca Kenapa 60% Riset tentang Indonesia ditulis Orang Asing?

Iklan

Edisi Lengkap dan Terbaru Jurnal Terakreditasi Dikti (Update 5 Januari 2017)

Dear rekan-rekan semua, baru saja Dikti menerbitkan SK hasil akreditasi jurnal ilmiah untuk jurnal yang terbit secara online tahun 2016 periode II. Jadi ada akreditasi untuk versi cetak (yang telah saya publish sebelumnya) dan ada yang online. Nah hasil akreditasi tersebut saya lengkapi dengan daftar jurnal terakreditasi Dikti yang masih berlaku, silahkan dikoleksi -Hasil Akreditasi … Lanjutkan membaca Edisi Lengkap dan Terbaru Jurnal Terakreditasi Dikti (Update 5 Januari 2017)

Universitas, Mau Ke Mana?

Beberapa waktu ini saya menemukan beberapa posting di medsos, mengabarkan posisi kampus mereka dalam ranking dunia. UI dengan bangga mengabarkan pada dunia bahwa berdasarkan QS World University Rankings, UI menempati posisi nomor wahid di Indonesia, 67 asia dan 325 dunia. Keren banget itu. Ndilalah, tak lama kemudian, seorang kolega yang bekerja di negeri jiran menampilkan … Lanjutkan membaca Universitas, Mau Ke Mana?

Dosen Blogger atau Blogger Dosen?

  Sesuai judul, saya memang dua punya aktivitas yang saya geluti serius: ngeblog dan nge-dosen (baca: kerja di kampus untuk mengajar dan meneliti). Sebagai dosen saya lakukan sepenuh hati. Senang saja misalnya mengajar anak-anak muda yang penuh semangat dan lutju-lutju. Meracuni pikiran mereka dengan ilmu yang semoga bermanfaat. Menumbuhkan kesadaran kritis melihat dunia sekeliling mereka, … Lanjutkan membaca Dosen Blogger atau Blogger Dosen?

Beberapa Pertanyaan tentang Jurnal Internasional

Dalam beberapa waktu ini saya menerima cukup banyak email yang berkonsultasi (Baca: mengajak diskusi) tentang jurnal internasional. Alhamdulillah, ada juga yang percaya sama (tulisan di blog) saya, he he. Padahal saya newbie dalam penulisan di jurnal internasional, baru punya empat tulisan sahaja itupun banyak dibantu orang2 hebat. Beberapa waktu lalu saya juga terlibat diskusi cukup … Lanjutkan membaca Beberapa Pertanyaan tentang Jurnal Internasional

Akses Jurnal Via Simlitabmas Dikti

Selain melalui PNRI (Sila dibaca di sini), dosen ber-NIDN juga bisa mengakses jurnal melalui Simlitabmas Dikti. Walaupun terbatas hanya untuk jurnal di Proquest, Cengage dan EBSCO. Begini caranya: Masuk ke http://simlitabmas.dikti.go.id/, klik e-journal Nah ada perintah memasukkan nama Universitas dan NIDN, lakukan pengecekan dan kemudian masukkan NIDN. 2. Setelah semua dimasukkan, klik "Kirimkan User dan Password … Lanjutkan membaca Akses Jurnal Via Simlitabmas Dikti

Akses Jurnal via E-Resources Perpustakaan Nasional RI

Malam ini saya berpikir, akses saya ke berbagai jurnal internasional melalui Doshisha University akan berakhir satu bulan lagi. Berarti saya akan segera bertemu persoalan klasik akademisi Indonesia, terbatasnya akses ke sumber2 bacaan berkualitas. Hmm dalam beberapa waktu ini saya akan menyiapkan (dan membagi) akses ke jurnal dari beberapa sumber. Tulisan pertama ini tentang e-resources Perpustakaan … Lanjutkan membaca Akses Jurnal via E-Resources Perpustakaan Nasional RI

Potensi Bahaya Dosen Menulis Paper di Jurnal dari Skripsi Mahasiswa

Judulnya sudah pas belum ya? Hmm begini awal mula kenapa tulisan ini dibuat. Awalnya adalah perbincangan dengan seorang kawan di tepi Kamo sambil makan liwet. Ia menyampaikan bahwa banyak dosen yang mempublikasikan artikel di jurnal yang bersumber dari skripsi mahasiswa. Lho kok bisa? Ya bisa, lha wong entah atas dasar wangsit dari mana ada kewajiban … Lanjutkan membaca Potensi Bahaya Dosen Menulis Paper di Jurnal dari Skripsi Mahasiswa

Kesempatan Mendapat Pembiayaan Bagi Kegiatan Mahasiswa

Waktu masih mahasiswa dulu rasanya susaaaaah banget mencari dana untuk kegiatan. Alhamdulillah, waktu saya jadi ketua senat sempat mendapatkan donasi untuk berbagai kegiatan. Saya ingat, yang terbesar adalah donasi ExXon mobil untuk desa binaan di Leuwinanggung, sekitar Rp. 95 juta. Sponsor kegiatan lain kalo gak salah dari sebuah merek permen, lupa namanya. Waktu itu cukup … Lanjutkan membaca Kesempatan Mendapat Pembiayaan Bagi Kegiatan Mahasiswa

Rubuhnya Kampus Kami

Sudah dua kali setidaknya seorang sahabat saya mengeluh di media sosial. Kampusnya tak memberi dukungan untuk aktivitas pengembangan akademik: menjadi pembicara di sebuah seminar level asia di Taiwan dan mengikuti summer camp di Belanda. Ini persoalan kronis sebetulnya. Kampus tak memiliki visi akademik dan pengembangan ilmu pengetahuan, namun cenderung hanya menjadi gedung sekolahan plus lembaga … Lanjutkan membaca Rubuhnya Kampus Kami