Arsip Kategori: Ngeblog

Tentang ngeblog

#2 Tugas Marketing Politik: Digital Marketing and Personal Branding

Selamat pagi teman-teman, pagi ini 8 derajat celcius di Wassenaar. Oh ya, saya tinggal sekitar 20 menit naik Bus 43 ke Kampus Univesitas Leiden. Nah Universitas Leiden adalah kampus terbaik di dunia untuk belajar tentang Asia, khususnya Asia Tenggara. Banyak naskah tersimpan, yang walaupun tentang Indonesia, tak ada di Indonesia. Manurut Marie, petugas perpustakaan, panjang koleksi tentang Indonesia sepanjang 12 kilometer.

Saya doakan anda semua bisa sampai ke sini ya 🙂

Salah satu materi kita adalah political digital marketing. Bagaimana menggunakan internet untuk melakukan pemasaran politik. Dalam sesi ini, digital marketing akan tersambung kepada materi kemarin, (personal) branding. Jadi bagaimana personal branding dibentuk melalui digital marketing. Kira-kira begitu.

Ada beberapa bahan yang bisa di baca:

  1. Is there Personal Branding in Politics.
  2. The complete guide to building personal branding.
  3. 11 Digital Marketing tips.

Nah saya akan memberikan tugas yang menantang, yaitu membuat personal blog anda sendiri dan membangun personal branding anda sendiri. Kenapa tentang anda? katakanlah ini sebagai portofolio sebelum anda menjadi konsultan untuk orang lain atau organisasi. Dunia digital adalah masa depan.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buat Blog baru, boleh di blogspot atau wordpress, ambil yang gratisan dengan memilih nama yang oke, diakhiri .blogspot.com atau .wordpress.com. Pilihan nama harus betul-betul menampilkan brand apa yang mau anda bangun. Anda bisa membangun brand yang serius, lucu, konyol, aktivis, religius, dsb. Yang terpenting adalah: otentik.
  2. Buat satu page/posting yang berisi profil anda, sebaik mungkin. Isinya menggambarkan profil diri anda. Boleh keseluruhan aspek, maupun satu aspek tertentu. Nah perhatikan, ketika anda menulis profil, pikirkan kira-kira siapa yang baca atau anda harapkan baca (segmenting, targetting) dan tentukan profil seperti apa yang anda akan buat (positioning). Gunakan foto terbaik yang menggambarkan diri anda. Terbaik bukan berarti terganteng atau tercantik, tapi relevan dengan brand yang dibangun.
  3. Pilih keyword yang sesuai. Keyword adalah salah satu yang terpenting untuk membangun brand. Penguasaan keyword akan membuat anda eksis di dunia maya, yang ditunjukkan dengan hadirnya blog anda di halaman nomor satu google. Coba deh cari dosen ganteng di mbah google, maka foto saya (yang posenya nggak ganteng) dan blog saya (www.abdul-hamid.com) akan nangkring di halaman satu pencarian google. Tentu saya muncul di google bukan karena semata ganteng, tapi karena menggunakan keyword dengan tepat. Apakah keyword “dosen mesum” juga bisa digunakan? bisa !
  4. Setelah langkah sampai nomor 3 selesai, silahkan sambungkan blog anda dengan sosial media yang anda miliki, setidaknya facebook. Seharusnya bisa otomatis di setting. Nah kalau tidak bisa , copy url dan paste di postingan facebook.
  5. Nah setelah selesai, silahkan posting di kolom komentar mulai minggu depan (Tgl. 7 November): nama, kelas, nama blog, dan keywords yang digunakan. Misalnya:

John Rambo (VIA), http://www.rambojagomasak.blogspot.com. Keywords: Mahasiswa Jago Masak, Resep Enak Ala Mahasiswa, Masakan Mahasiswa.

Oh ya, saya mewajibkan anda memfollow blog ini, lihat sebelah kanan, ada ikuti http://www.abdul-hamid.com, dan juga membaca https://abdul-hamid.com/profil-abdul-hamid/ sebagai contoh. Anda bisa melihat bahwa audiens utama blog ini adalah mereka yang ada di dunia pendidikan tinggi (dosen, mahasiswa) dan pengunjung blog ini sekitar 1000 orang perhari. Maka profil yang saya buat lebih menunjukkan aspek akademik, bukan aspek lain misalnya tentang hobi saya memelihara kucing atau memasak. Lantas kenapa saya memilih nama Abah Hamid? karena Abdul Hamid nama pasaran, dan posisi Sultan Abdul Hamid dari Ottoman di dunia maya sudah terlalu kuat.

Silahkan juga membuka-buka blog/personal website politisi, baik luar negeri (Obama, Trump, Macron) atau Indonesia.

Tentang panduan membuat blog, rasanya banyak bertebaran di internet ya.

Baik, saya tunggu pelaksanaan tugas ini. Setelah membaca postingan ini, silahkan absen di kolom komentar seperti biasa. Pengumpulan tugas blog adalah absen untuk minggu depan.

Catatan penting: Jangan Seadanya ya, buat sebaik mungkin dengan kemampuan sendiri. Dunia digital adalah masa depan, anda harus mau belajar dan beradaptasi.

Sebagai reward, akan ada 3 souvenir dari Belanda untuk 3 blog terbaik 🙂

Kalau ada pertanyaan juga silahkan di kolom komentar.

Salam dari Belanda 🙂

WhatsApp Image 2017-10-31 at 19.21.52

 

Iklan

Dosen Ganteng

IMG_0669

Tentu ini bukan soal gambar dosen di atas yang yah, cukup ganteng sih.

Ini soal bagaimana kita menguasai keyword “dosen ganteng”.

Hmm coba ketik di mesin pencari google – google.com – kata “dosen ganteng“, maka di halaman pertama hasil ke-empat akan ditampilkan http://www.abdul-hamid.com.

Screenshot 2016-04-30 19.51.44

Kalau di google.co.id, blog ini nangkring di halaman pertama nomor urut ke-7, di sini.

Screenshot 2016-04-30 19.51.44

Yah tentu saja, pemilik blog ini dengan jujur mengakui sedikit kalah ganteng oleh Pietro Boselli yang nangkring di halaman pertama nomor urut pertama.

Tapi bukan itu masalahnya. Upaya “memaksa” google mengakui kegantengan (blog) saya (ehemm) adalah upaya keras melakukan apa yang saya sebut Personal Branding melalui SEO (Search Engine Optimization). Dan SEO yang saya gunakan adalah SEO alami, gak pake ramuan berbagai engine, backlink, ramuan madura, plugin atau berbagai settingan lain. Hanya menggunakan keyword secara konsisten. Hasilnya maksnyuss, google mengakui kegantengan (blog) saya walaupun prosesnya cukup lama.

“Seorang blogger gak cuma mesti jago dan rajin nulis, tapi mesti ngerti bagaimana menggunakan keyword secara tepat”(Abah Hamid, 2016)

Caranya, nanti saya ceritakan di postingan berikutnya. Ini masih mau pamer dulu, he he

Atau anda mau dibranding dengan keyword: “dosen mesum”?

***

Catatan: Pencarian “blogger dosen” dan “dosen blogger” juga menempatkan blog ini (www.abdul-hamid.com) di halaman pertama. Ehemm #benerinkacamatapadahalgakpakekacamata.

Terima Kasih untuk Pengunjung ke 500.000

Alhamdulillah, sekira sejam lalu, pengunjung blog ini menembus angka psikologis 500.000 views. Angkanya sendiri terus bergerak naik, ketika tulisan ini dibuat, mencapai 500.060 views 😉
Dalam minggu ini, saya memang serius menjaga agar pengunjung blog tak kurang dari 2000 pageviews perhari. Target agak dinaikkan dari 1000 pageviews setiap hari di bulan sebelumnya.

Ya, setelah ramai sekali di bulan Juli selama Pilpres dimana beberapa tulisan menjadi viral, maka bulan Agustus mengalami penurunan secara signifikan. Hal ini berimbas kepada pendapatan dari WordAds yang hanya sekitar sepertiga dibanding bulan sebelumnya.

Screenshot 2014-09-19 18.54.37

Tapi alhamdulillah, dengan semangat empat-lima dan mengurangi makan nasi, maka walaupun Bulan September baru masuk minggu ke 3, jumlah pageviews sudah melampaui keseluruhan bulan Agustus.

Nah, makanya mesti semakin kreatif menulis di blog ini agar pengunjung semakin betah.
Namun tentu saja tidak mudah, karena saya juga mesti membagi tulisan-tulisan berbau Jepun untuk diposting di www.tentangkyoto.com, sebuah blog tentang kehidupan keluarga kami di Kyoto.
Apalagi deadline disertasi juga semakin mendekat, ditambah persoalan beasiswa yang bikin pusying.

Tapi saya percaya, semakin sibuk, kita semakin bisa produktif kok.

Oh ya, jika mau bantu saya dapet hadiah dari Asus, please klik tautan ini ya, he he (ngarep)
Happy Blogging 😉

abah dipotong

9 Rahasia Ngeblog a la Abah Hamid

Mau cerita soal dapur ah…

Seminggu terakhir ini saya kewalahan mempertahankan target.

Biasanya, pengunjung blog ini setidaknya mencapai 1000 pageviews perhari. 

Mencapainya tentu saja tidak mudah, apalagi tidak ada tips SEO yang canggih-canggih. Saya hanya berusaha menulis satu posting dalam satu hari dan kemudian membaginya di jejaring sosial.

Ya, sejak beberapa hari kemarin pageviews perhari berkurang dari 1.029 menjadi 944, 877, 677, 549 dan 477. 

Screenshot 2014-09-01 10.04.05

Khusus dua hari terakhir saya memang tidak menulis hal baru dan juga tidak berpromosi di media sosial. Dan secara umum weekend memang waktu dimana pengunjung blog ini menurun. Mungkin karena saya juga sedang mempromosikan blog sebelah: tentang kyoto.

Jadi dalam kondisi tidak diapa-apakan, pageviews blog ini memang cukup baik sebetulnya, setidaknya 400 orang sehari. Termasuk anda, ya anda yang lagi baca 😉

Kalaulah boleh membagi tips ngeblog, ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan.

1. Ngeblog itu soal passion, kita memang mesti menyukai ngeblog. Alasan silahkan dicari sendiri-sendiri, setiap orang pasti berbeda. Kalau buat saya ada beberapa hal: blog ini diary pribadi, jadi menulis hal-hal kecil yang dialami; blog ini tempat berbagi hal-hal bermanfaat, maka saya nulis soal dunia pendidikan tinggi, gadget, dll; blog ini tempat mencatat hal-hal penting buat kita dan orang lain yang gampang kita temukan kalau lupa; blog ini seperti rumah yang kita bisa perlakukan sesuka hati namun tetap nyaman buat orang lain juga.

2. Putuskan mau menulis blog spesial atau blog gado-gado. Blog spesial artinya blog dengan tema khusus. Contohnya: www.dosenindonesia.netwww.tentangkyoto.com atau cikopi.com. Ketiga blog tadi memiliki tema khusus (anda bisa tebak kan?), memiliki target pengunjung khusus, (mestinya) mudah terindeks mesin pencari. Nah kalau blog abdul-hamid.com atau rahard.wordpress.com ini adalah blog gado-gado, jadi memang isinya campur-campur. Kadang curhat, opini, isu politik, isu pendidikan tinggi, dan lain-lain. Lebih butuh waktu untuk eksis di mesin pencari namun memiliki segmen yang lebih luas, seluas topik yang ditulis di setiap tulisan. Mengherankan bukan jika anda mengetik keyword “memperbaiki macbook”, maka bolg ini akan muncul di baris pertama halaman pertama Mbah google. Padahal tentu saja saya bukan ahli memperbaiki Mac, namun hanya menuliskan pengalaman memperbaiki Mac secara mandiri.  

3. Menulislah satu posting sehari. Ini menunjukkan kita punya komitmen memelihara blog ini. Secara teratur Mbah Google juga akan meng-crawl tulisan kita. jadi posisi kita di mesin pencari akan cukup baik. Dengan menulis teratur, skill menulis juga akan cepat meningkat secara alamiah. 

4. Berbagilah di media sosial. Sebaik-baiknya sarana marketing jika blog anda posisinya di mesin pencari belum kuat adalah media sosial. Perhatikan gambar di bawah, atau cek bagian referrers di dashboard blog anda. Dari 571 pengunjung blog sayatanggal 25 Agustus, 334 datang dari search engine. Ini artinya http://www.abdul-hamid.com cukup dikenal baik di mesin pencari. Namun 110 pengunjung juga datang dari facebook. Cukup signfikan kan?

 Screenshot 2014-09-01 11.02.24

5. Buat saya ada dua tipe tulisan: tulisan yang bersifat abadi dan tulisan yang booming namun sekejap. Tipe pertama memiliki keyword unik dan target khalayak yang jelas. Misalnya, tulisan trio macan telanjang bulat di bathtub. Tulisan ini akan menempati ranking satu jika dicari dengan keyword trio macan telanjang. Ya, keywordnya unik dan sasarannya jelas: para pencari kenikmatan dunia di internet. Tulisan ini secara teratur menyumbang pageviews beberapa puluh setiap harinya. Sebetulnya tulisan terbaik tipe ini adalah: Menjadi Dosen di Indonesia. Tulisan ini menjadi referensi para dosen dan calon dosen di Indonesia, dan memang dibuat serius sekali. Ratusan orang membaca tulisan ini setiap harinya. 

6. Jangn lupa categories dan tags, mesti diisi dengan jelas ya. Categories ini seperti rubrik di majalah. Jadi tulisan yang memiliki kesamaan tema,  ada di satu kategori. Misalnya tulisan ini saya masukkan ke dalam kategori ngeblog. Sementara tags adalah kata kunci (keywords) yang merepresentasikan sebuah tulisan. Seperti tulisan-tulisan soal dunia dosen terkumpul dalam tags karier dosen. 

7. Nah, kalau tulisan booming namun sekejap seperti beberapa tulisan di seputar pilpres. Tulisan Jika Saya dan atau Anda Nyapres, meledak sewaktu masa pilpres, menjadi viral di media sosial, dibagikan oleh para pesohor twitter dan bahkan jadi thread yang cukup populer di kaskus. Pembaca tulisan ini dalam satu hari mencapai 13.918. Namun memang begitu musim politik usai, jarang sekali yang membaca tulisan ini.

Screenshot 2014-09-01 10.53.35

8. Jika anda membuat tulisan yang berkaitan dengan tulisan lain di blog, jangan malas buat link di dalam tulisan. Ini akan membuat pengunjung betah berlama-lama. Tapi pastikan berkaitan ya, kalau tidak itu namanya ngapusi.

9. Oh ya, ada kesempatan mendapatkan imbalan materi dari blog seperti adsense. Tapi jadikan itu faktor pendorong saja, bukan hal utama. kecuali anda memang praktisi blog/web profesional, lain ceritanya. Tapi jika sebagai hobi saja, anggap saja pendapatan sebagai permen penggant biaya domain/hosting. Saya menuliskan pengalaman dengan wordads di sini

Hmm itu dulu deh, nanti kalau ada lagi saya tambahkan. 

Selamat Hari Senin !!!

 

Catatan Soal Ikut Lomba SEO (1)

Saya nggak jago SEO dalam aspek teknis. Artinya, saya nggak terlalu mendalami dan memaksakan diri menggunakan tips dan trik tertentu dalam SEO. Pernah sih mencoba beberapa trik untuk sekedar tahu saja.

Saya lebih suka prinsip yang saya pelajari dari Mas Budi Rahardjo, menulis satu post dalam satu hari. Dalam situasi seperti apapun, sesibuk apapun juga. Ya, tentu saja tidak mudah membangun kebiasaan itu. Tapi saya percaya ini cara paling alamiah daripada mengakali mesin pencari dengan berbagai trik ribet.

Paling yang saya lakukan adalah selalu membagi tulisan saya di media sosial, utamanya facebook.

Cara alamiah ini memang membuat blog masuk ke mesin pencari dengan alamiah, terindeks secara teratur dan pada akhirnya memiliki posisi yang kuat. Sampai sekarang saya sendiri masih takjub, bagaimana mungkin kalau kita mencari trio macan telanjang, maka akan sampai ke blog ini. Moga-moga nggak lantas dianggap blog porno sama Om Tifatul ya. 

Saya sendiri sedang mempelajari apakah cara SEO alamiah ini berlaku dan bisa berkompetisi dengan kawan-kawan lain yang saya percayai melakukan berbagai trik canggih. Makanya saya coba ikut kompetisi SEO yang dilakukan oleh Asus dengan menulis soal Asus Zenfone.

Tulisan dibuat kemarin dan seharian tidak terindeks oleh Google. Cached rupanya dilakukan oleh Google kemarin malam pk. 11.05.36. Saya cek tadi pagi sudah terindeks, di halaman 7.  Kita lihat pertumbuhan setiap harinya ya. 

Screenshot 2014-08-27 07.00.33

 

Themes yang Ramah Wordads

Masih soal wordads.

Ada peserta wordads yang di blognya hanya tampil satu iklan, ada pula yang tiga iklan. Perhatikan blog saya ini, tampil tiga iklan bukan (additional ad units alias triple ads). Menurut para senior tiga iklan menunjukkan blog kita mendapat kepercayaan “lebih” dari wordpress, sehingga layak dibayar lebih banyak.

Nah selain traffic, tentunya ada hal lain yang tak kalah penting, yaitu memilih theme. Seorang kawan membagi surat elektronik dari admin wordads bahwa daftar theme di list berikut available untuk mendapatkan triple ads : http://wordpress.com/themes/features/wordads/

tapi ada perkecualian, yaitu theme twenty fourteen.

Selain itu klik show additional ad units di bagian setting –> wordads

Screenshot 2014-08-19 16.30.25

Selamat mencoba.

Adsense Vs Wordads Berdasarkan Pengalaman Sendiri

Ini edisi tulisan ketiga soal ngeblog dan wordads.

Oh ya, saya ngeblog sejak sekitar 2006 atau 2007. Waktu itu pake blogspot dan kemudian jadi http://www.doelha.co.cc, tapi kemudian terpaksa almarhum. (Saya lupa kenapa meninggal ya?)

Jadilah pada tahun 2010 saya melupakannya dan pindah ke lain hati, mencoba wordpress.

Nah, sejak dua tahun lalu dibantu Om Anis, abahamid.wordpress.com beli domain sendiri, jadilah abdul-hamid.com. 

Lumayan punya diary, kolom opini sendiri, dan sarana buat bagi-bagi info. Nah, di awal tahun ini saya coba bikin website serius bernama http://www.dosenindonesia.net. Namun ternyata banyak kerepotannya ya, maklum saya sebenarnya gaptek. Misalnya urlnya sempat diblokir robot, akibatnya sulit terindeks google. Padahal awal-awal berjaya, namun semakin lama kok semakin hilang dari mesin pencarian google. 

Nah, rencananya http://www.dosenindonesia.net memang dibikin agak serius, semi profesional begitu. Maksudnya, misi mulia nya memang sebagai sarana berbagi informasi soal dunia pendidikan tinggi. Namun karena hostingnya amat mahal (saya pake yang pro, soalnya sempat pake yang personal, eh website error ketika traffic tinggi) saya berharap web tersebut berdikari, bisa membiayai diri sendiri. Makanya saya daftarkan di Google Adsense (GA).

Pendaftaran GA memang nggak ribet. Tinggal ikuti prosedur di https://www.google.com/adsense/, dan voila saya bisa beriklan dengan semangat.

Namun memang, semangat itu lama kelamaan berkurang dan hampir habis. Pertama, sistem penghitungan yang berdasarkan pay per click. Dari ratusan pengunjung, yang mengklik iklan sudah pasti bisa dihitung dengan jari. Akibatnya walaupun traffik tinggi, pendapatan teteup seret.

Yang kedua, sistem pembayaran yang rumit. Karena saya di Jepun, maka sistemnya memang pembayaran akan dilakukan ke rekening di sini. Sistem verifikasinya, adsense akan mengirimkan sejumlah kecil uang dalam jumlah unik ke rekening yang didaftarkan dan kemudian jumlah tersebut dimasukkan ke halaman verifikasi. Celakanya, sudah dua rekening didaftarkan dan tidak pernah ada uang masuk. Alhasil sejak mei bergabung, nomor rekening saya tidak bisa terverifikasi.

Tapi kalaupun terverifikasi, pendapatan selama empat bulan hanya 1.102 yen (Sekitar Rp.120.000) sementara jumlah minimal pencairan adalah 8.000 yen. 

Screen Shot 2014-08-18 at 4.25.04 PM

Nah, semenjak Juli saya mencoba WordAds. Sebetulnya pendaftarannya sudah sejak beberapa bulan sebelumnya. Namun baru diaccept tanggal 8 Juli lalu. Tak ada proses ribet juga ketika terdaftar. Pengaturannya simpel di dashboard, dan iklan secara otomatis akan tampil. (Silahkan baca aspek teknis di sini)

Oh ya, yang menarik, sistem pembayaran terkoneksi dengan paypal. Saya kebetulan sudah beberapa tahun lalu pake paypal, jadi tidak ada masalah.

Berbeda dengan GA, WA tidak meminta pengunjung blog kita untuk mengklik iklan agar kita punya pendapatan. Ia hanya meminta pengunjung blog terpapar iklan (ad impression), melakukan scrolling dari atas sampai bawah. Ini menantang kita untuk menulis artikel menarik yang dibaca sampai habis. 

Nah, yang cukup menarik memang dari segi pendapatan. Dalam satu bulan pertama, WA menghasilkan 24.58 USD (sekira Rp.250.000). Memang belum cukup untuk dicairkan, karena harus mencapai 100 USD.

Namun tentu saja jauh lebih baik dibandingkan GA. Setidaknya modal saya bisa dikatakan sudah balik, karena biaya untuk domain (beli terpisah sekitar Rp.100.000 setahun) dan mapping di google (sekitar 13 USD, Rp.130.000) sudah bisa dibilang impas.

Buat saya yang berbuntut 3, tentu saja jumlah ini jauh dari cukup untuk hidup sehari-hari. Namun saya kan bukan blogger profesional, ngeblog lebih sebagai hobby. Nah kalau hobby membiayai diri sendiri dan nggak ganggu anggaran beli bumbu dapur, lumayan juga kan ?

Panduan Mendapatkan Penghasilan dari Blog WordPress

Om Duto, seorang blogger berhasil mendapatkan rata-rata penghasilan 3-4 juta perbulan  dari program Wordads di WordPress. Ia mendapatkan total earnings selama bergabung sebesar 3.625 USD.

Screen Shot 2014-08-15 at 7.03.07 PM

Saya sendiri baru memulai dua bulan lalu dan baru mendapatkan sekitar 24.8 USD untuk bulan pertama.

Btw apa sih WordAds?

Jika anda pernah dengar Google Adsense, ya kira-kira tidak jauh berbeda. WordAds dari WordPress memfasilitasi blog-blog tertentu untuk memasang iklan dan kita (blogger) mendapat bayaran untuk iklan yang dipasang. Tapi berdasarkan pengalaman pribadi, Wordads lebih menguntungkan dari GA, jauh lebih menguntungkan. (nanti saya buat tulisan soal GA vs WA)

WordAds adalah program iklan yang dibuat oleh WordPress bagi blog yang menggunakan hosting wordpress.com namun menggunakan domain berbayar. Tapi domain tersebut harus dipetakan (mapping) di wordpress.com.

Ribet ya?

Baiklah kita coba step by step ya, ikuti pelan-pelan insyaAllah ndak susah.

1. Untuk tergabung di program WordAds, and tentu saja mesti memiliki blog yang hostingnya di wordpress.com. Ingat, bukan di blogspot.com atau blog self-hosted yang menggunakan engine wordpress.org.

2. Walaupun hosting di wordpress.com, mesti punya domain berbayar. Artinya nggak boleh pake yang embel-embelnya …wordpress.com. Sebagai contoh yang diperbolehkan misalnya: http://www.abdul-hamid.com (aslinya http://www.abahamid.wordpress.com).

Hmm, saya bersimulasi dengan blog saya: http://www.jiwapatah.wordpress.com.

Caranya, buka dashboard blog wordpress anda, klik store, akan muncul:

Screen Shot 2014-08-15 at 6.23.55 PM

Klik “learn more” di “add a domain” dan silahkan baca:

Screen Shot 2014-08-15 at 6.23.28 PM

 

Singkatnya jika anda sudah belum punya domain, ya silahkan beli domain di sini (500 yen)dan lakukan mapping (1300 yen). Ini biaya pertahun lho.

Nah jika niatnya dilanjutkan, klik “buy now”, akan masuk ke halaman berikut:

Screen Shot 2014-08-15 at 6.33.33 PM

Nah karena jiwapatah belum punya domain sendiri, maka saya klik “register a new domain name”

Screen Shot 2014-08-15 at 6.33.43 PM

Setelah itu memilih nama domain yang diinginkan, tentu saja ada beberapa pilihan. Saya coba jiwapatah.com

Screen Shot 2014-08-15 at 6.33.50 PM

 

Selanjutnya silahkan lakukan proses seperti pengisian biodata dan pembayaran. Biasanya sih menggunakan kartu kredit, namun sepertinya Paypal juga bisa.

kalau anda membeli domain di tempat lain, namun melakukan mapping di wordpress.com. berarti tinggal klik “Map a domain you already own” di gambar ke-4 (dari atas) dan biaya pertahunnya 1300 yen saja. Sebagai contoh, saya membeli domain http://www.abdul-hamid.com di tempat lain, namun melakukan mapping di wordpress.com.

3. Jika proses di atas beres, maka sebetulnya anda sudah bisa mendaftar. Namun kabarnya, antrian WordAds cukup panjang, jadi sebaiknya anda isi dengan teratur sekitar sebulan (kamsudnya kalau bisa menargetkansatu posting sehari dalam blog dalam sebulan) dan lakukan search engine optimization (seo) agar blog anda memiliki pengunjung yang lumayan dan stabil.

4. Pastikan punya akun paypal, karena nanti proses pembayaran WordAdsnya ke akun paypall.

5. Nah setelah nomor 3 dan 4 terpenuhi, monggo ndaftar ke WordAds.Klik http://wordads.co/ dan kemudian klik “Apply” button berwarna merah

Screen Shot 2014-08-15 at 6.48.41 PM

6. Setelah mengisi berbagai form seperti akun paypall dan identitas blog, maka langkah selanjutnya adalah menunggu. Lho kok menunggu? Seperti saya sebutkan di atas, antrian WordAds kabarnya cukup panjang dan amat tergantung dari keramaian blog anda.

6. Jika anda merasa terlalu lama menunggu — katakanlah dua bulan — maka anda bisa bertanya melalui http://wordads.co/contact/. Ini juga saya lakukan ketika mesti menunggu aplikasi saya selama beberapa bulan. Nah setelah saya email, besoknya saya dapat email notifikasi bahwa iklan wordads mulai aktif.

7. Ini dia tanda sudah aktif, buka dashboard, klik settings, ada pilihan wordads di antara “ratings” dan “Email Post Changes”.

Screen Shot 2014-08-15 at 6.55.02 PM

begitu diklik akan muncul:

8. Selamat berjuang ya, besok atau lusa saya buatkan tips ngeblog agar pengunjung stabil, karena kabarnya itu penting 😉

9. Ingat, walaupun ingin mendapatkan penghasilan dari blog, namun jadikan itu niat ke sekian dalam ngeblog. Jika tidak anda akan mudah frustasi karena bisa jadi apa yang anda harapkan tidak terjadi. Tapi jika anda ngeblog dengan riang gembira dan mendapat banyak teman dari para pengunjung, maka anda akan tetap senang walaupun penghasilan tak sebesar Om Duto di atas. Prinsipnya seperti anak kecil mendapat permen cokelat, walaupun tak seberapa, tapi mendapatkannya tetap menyenangkan. 🙂

Oh ya, silahkan baca juga adsense vs wordads berdasarkan pengalaman sendiri dan penghasilan pertama dari ngeblog.

Catatan: karena wordpress.com saya buka di Jepun, maka nominalnya dalam Yen, nah satu yen itu sekitar 100-120 rupiah.

Penghasilan Pertama dari Ngeblog

Saya seperti anak kecil dapet permen cokelat, girang bukan kepalang 🙂

Hari ini, ada notifikasi di dashboard bahwa ada penerimaan sebesar 24.58 USD untuk satu bulan pertama (Juli) memulai program iklan WordAds di blog ini.

Screen Shot 2014-08-15 at 2.52.51 PM

Ha ha, jumlah uangnya tentu saja tidak seberapa. Jangan bayangkan bisa langsung beli rumah mewah, bulan madu di Kathmandu, atau ndaftar tour safari di Tanzania.

Ngeblog tentu saja bukan mata pencaharian utama, ia adalah hobby. Menyalurkan unek-unek agar tidak jadi jerawat. Serta tentu saja berbagi informasi, terutama tentang karier dosen.

Namun memang dalam beberapa waktu ini penasaran saja, ingin membuktikan bahwa ada orang yang bisa dapat “sesuatu” dari dunia maya. Lagipula menarik juga jika biaya domain blog ini dibiayai oleh blognya sendiri, berdikari ceritanya, nggak make uang bumbu dapur 😉

Maka saya pelajari prosedur Wordads, dan memulainya di tanggal 8 Juli 2015. Ternyata beneran ya… Ada yang sudah dapat milyaran dari blog? dibagi dong ceritanya 😉

Update: oh ya, jika tertarik, ini dia masih hangat dari kompor: panduan mengikuti program wordads  dan adsense vs wordads berdasarkan pengalaman sendiri.