Darurat Pendidikan Tinggi

Akhirnya puzzle itu terjawab ketika seorang kawan mengirim pesan dengan lampiran, sebuah Universitas terkemuka memberhentikan (Baca:DO) 767 mahasiswa S3 dan 600 mahasiswa S2. *** Beberapa waktu ini Pak Supriadi Rustad (SR) bermain tebak-tebakan. Ia  menulis di blognya bahwa bersama tim Eka, sedang melakukan sebuah operasi cesar besar, membenahi aktivitas akademik sebuah universitas besar. Tak tanggung-tanggung, … Lanjutkan membaca Darurat Pendidikan Tinggi

Iklan

Mediocre is Mentality

Mas Ishaq, sahabat saya beberapa waktu lalu dilantk menjadi Kepala Humas dan Protokoler Universitas Hasanudin. Saya sebagai teman ngopi, ikut bangga sekali. Jadilah posting fesbuk kawan saya tersebut selanjutnya banyak tentang Unhas. Salah satunya mengabarkan tentang akreditasi berbagai Prodi di Unhas. Keren bingits, 50 dari 60 prodi S1 di Unhas terakreditasi A. Nah kemarin juga kebetulan … Lanjutkan membaca Mediocre is Mentality

Meritokrasi di Kampus

Sekira satu bulan lalu saya berkesempatan mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Komisi ASN dan Komisi ASN-nya Australia. Pelatihan tersebut nampaknya mempersiapkan para calon penyeleksi Jabatan Tinggi ASN baik di pusat maupun di daerah. Hal yang cukup banyak didiskusikan adalah tentang merit sistem. Maklum selama ini ada banyak anggapan dan nampaknya benar terjadi bahwa promosi di … Lanjutkan membaca Meritokrasi di Kampus

Pulang dari Singapore

Rombongan dengan bis kampus sudah meluncur pulang dari Bandara. Saya masih terpaku di bangku besi, menunggu istri yang akan mendarat beberapa jam lagi dari Beijing. Sejam lalu saya pulang dari Singapore, bersama Bu Nia membawa mahasiswa MAP sebanyak 26 orang menengok Merlion yang kesepian. *** Kegiatan ini tak sepenuhnya studi dan tak sepenuhnya jalan-jalan. Fifty-fifty lah … Lanjutkan membaca Pulang dari Singapore

Edisi Lengkap dan Terbaru Jurnal Terakreditasi Dikti (Update 22 Juni 2017)

Dear rekan-rekan semua, baru saja Dikti menerbitkan SK hasil akreditasi jurnal ilmiah untuk jurnal tahun 2017. Tulisan ini mengkompilasi secara lengkap daftar jurnal terakreditasi dari tahun 2009 - 2017. Silahkan dinikmati: Pemberitahuan Hasil Akreditasi Terbitan Berkala Ilmiah Elektronik Periode I Tahun 2017 -Hasil Akreditasi Terbitan Berkala Ilmiah Elektronik Periode I 2017 Hasil Akreditasi Terbitan Berkala … Lanjutkan membaca Edisi Lengkap dan Terbaru Jurnal Terakreditasi Dikti (Update 22 Juni 2017)

Potensi Bahaya Dosen Menulis Paper di Jurnal dari Skripsi Mahasiswa

Judulnya sudah pas belum ya? Hmm begini awal mula kenapa tulisan ini dibuat. Awalnya adalah perbincangan dengan seorang kawan di tepi Kamo sambil makan liwet. Ia menyampaikan bahwa banyak dosen yang mempublikasikan artikel di jurnal yang bersumber dari skripsi mahasiswa. Lho kok bisa? Ya bisa, lha wong entah atas dasar wangsit dari mana ada kewajiban … Lanjutkan membaca Potensi Bahaya Dosen Menulis Paper di Jurnal dari Skripsi Mahasiswa

Perbandingan Gaji Dosen Indonesia dan Negara-negara Lain

Kalau di tulisan ini saya menulis soal perbandingan produktivitas riset Indonesia, maka saya mau membandingkan hal lain dan sedikit bersimulasi. Belakangan ini kalangan akademisi di berbagai belahan dunia banyak berdiskusi soal pendapatan mereka. Di Jepun, persoalan ini mengemuka beberapa kali di Japan Times (Silahkan baca tulisan ini dan itu). Namun sebuah artikel Faculty Pay, Around The … Lanjutkan membaca Perbandingan Gaji Dosen Indonesia dan Negara-negara Lain

Klarifikasi Tentang lama kuliah S2 Menjadi 4 Tahun

Belakangan ini dunia pendidikan tinggi dihebohkan oleh berbagai pemberitaan bahwa lama kuliah S2 dan S3 menjadi lebih lama dari sebelumnya. Hal ini dikarenakan oleh diterbitkannya Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Nah dalam peraturan tersebut dinyatakan dalam pasal 17 ayat 2 dan 3 (2) Untuk memenuhi … Lanjutkan membaca Klarifikasi Tentang lama kuliah S2 Menjadi 4 Tahun

Mari Menjadi Guru Besar

Sulitkah menjadi guru besar? Tanyakan pertanyaan itu pada para dosen di sekitar anda. Jawabannya hampir pasti: SUSAH. Muncul berbagai alasan, seperti: merasa belum saatnya, susah mengumpulkan kum, pertanggungjawabannya sulit, harus menemukan teori baru, atau malas mengumpulkan berkas-berkas administratif. Hmm, mari kita tanyakan pada Eko Prasojo atau Agung Endro Nugroho. Eko, menjadi Guru Besar di FISIP … Lanjutkan membaca Mari Menjadi Guru Besar