Catatan dari Homecoming Day FISIP UI

Tanggal 19 April saya semestinya sudah kembali ke Kyoto. Namun saya tunda sehari karena ada acara penting di alamamter, yaitu reuni alias home coming day. Oh ya, padahal hari kamisnya saya udah nongol di kampus, pengen ketemu beberapa teman yang ngajar di sana. Ini dia penampakannya, saya terlihat paling kurus 😉    x  Nah di tanggal…

SBY di Kyoto

SBY akhirnya datang ke Kyoto tanggal 29 September untuk menerima Doktor kehormatan bidang demokrasi dan perdamaian dari Ritsumeikan University. Hal ini di tengah kecaman terhadap sikap SBY dan Partai demokrat dalam persoalan UU Pilkada. Saya sebagai mahasiswa yang diundang memilih hadir. Di tengah polemik pilkada, saya ingin mendengar langsung dari mulut SBY sikapnya soal Pilkada….

Jadi Korban Kebakaran

Jika saya biasanya bercerita sesuatu yang nyaris, maka kali ini betul-betul terjadi. Di negeri orang pula. Ceritanya kemarin sore, Aku dan Ilham memilih di rumah. Aku ada sedikit pekerjaan sambil istirahat karena sakit pinggang (hadooh, latihan split di usia segini hasilnya sakit pinggang, ampun). Ilham memilih bermain di rumah, menggambar, membuat kreasi dan menonton doraemon….

Libur Lebaran 4: Wisata

Nah sehari setelah lebaran, kami berwisata ke kebun buah, kolam renang dan makan yakiniku.

Libur Lebaran 3: Miyajima

Setelah Sholat ied, aku dan istri berangkat ke Miyajima.  “Ziarah” ke salah satu tempat paling ikonik di Jepang, dimana ada sebuah gerbang kuil raksasa yang dipasang di lepas pantai. nah di Miyajima juga rusa-rusa yang dipercaya sebagai Dewa bebas berkeliaran.

Tetap Semangat Belajar

Masih dari Museum Bom atom, ini foto tentang sekolah jepang yang tetap buka walaupun di ruang terbuka dan anak-anak yang tetap belajar paska dijatuhkannya bom atom. Satu foto lagi tentang anak-anak Jepun yang menjadi penyemir sepatu. Ironis ya, bangsa-nya kalah perang, anak kecilnya menyemir sepatu bule 😦

Karangantu

Setelah enam bulan lebih tak bersua, akhirnya Mazhab Pakupatan bisa bertemu kembali. Kami menuju Karangantu untuk berburu sunset yang keburu pergi sebelum kami datang. Karangantu tempat menarik, tempat dulu Kesultanan Banten berdiri beratus tahun. Hmm jika saya jadi Walikota Serang atau Gubernur Banten, nampaknya saya akan menjadikan daerah ini sebagai salah satu pusat kegiatan di…

Integritas

Saya akhirnya menemukan jawaban, mengapa Indonesia sulit untuk beranjak untuk maju menjadi salah satu kekuatan dunia, meskipun banyak ramalan mengatakan itu. Jawabannya adalah karena bangsa kita, masyarakat dan elit tak memiliki cukup integritas. (Sebagian besar) elit kita sibuk menggemukkan diri, keluarga dan kroni-nya sekalipun itu mengambil hak orang lain. Cukuplah kasus suap daging sapi menunjukkan…

Dari Jendela

Inilah pemandangan dari lounge kampus lantai 2. Gedungnya baru dibangun, tiga lantai dengan arsitektur unik. Bentuknya seperti O dengan theatre di tengan yang bisa dipakai untuk berbagai kegiatan. Pindah kesini sejak Desember lalu. Tempat belajarnya nyaman dengan fasilitas memadai, termasuk mushola a.k.a meditation room yang dilempati tempat wudhu. Yang kurang hanya kantin yang terlampau sederhana…

Mencari Apato

Bagi mahasiswa yang kuliah di Jepang, mencari apato itu gampang-gampang sulit. Beberapa kampus menawarkan hunian sementara berupa guest house atau asrama untuk beberapa bulan. Sebagian memiliki kerjasama dengan beberapa agen yang menawarkan kemudahan. Kampus biasanya menjadi guarantor bagi (calon) mahasiswa tersebut. Maklumlah sistem yang umum di Jepang adalah, orang asing mesti memiliki guarantor untuk dapat…