Respon-respon Terhadap Isu Dosen Asing

Media sosial menjadi sarana berkespresi yang menarik untuk melihat berbagai sudut pandang terhadap isu dosen asing yang mau digaji Kemeriting (Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi). Saya sendiri juga cukup aktif di medsos, sebagai sarana berbagi dan tukar pikiran. Terdapat berbagai sudut pandang mengenai rencana masuknya dosen asing tersebut. Saya ambil tiga ekspresi yang menurut saya…

Masih Soal Dosen Asing

Banyak yang tidak mengerti, seakan-akan akan dimasukannya dosen asing dengan gaji sekitar Rp.65 juta/bulan hanya sekedar persoalan keirian dosen pribumi terhadap mereka. Padahal naiknya isu ini adalah gunung es dari persoalan manajemen SDM pendidikan tinggi kita yang betul-betul buruk. Dengan isu ini, sebetulnya, semua sepakat bahwa gaji tinggi (baca: pantas) adalah prasyarat mutlak bagi dihasilkannya…

Dosen Asing vs Dosen Pribumi

Membaca berita bahwa dosen asing mau digaji 5000 US dolar (sekitar 65 juta rupiah)  (https://www.jpnn.com/news/datangkan-200-dosen-asing-gaji-hingga-rp-65-juta) oleh Kemeriting, dan itu pastinya pakek duit mbahmu rakyat , maka setelah geleng-geleng kepala, ada beberapa hal yang mau saya sampaikan, sebagai dosen pribumi (baca: WNI) yang merasa (lagi-lagi) terdiskriminasi. Di dunia akademik mancanegara, sepemahaman saya yang terjadi adalah kesetaraan…