Kabar Gembira dan Kabar Sedih

Hmmm, mau kabar gembira dulu atau kabar sedih? Sedih dulu aja ya, biar diakhiri dengan gembira. Kabar sedihnya tentu saja ketika proposal riset PKLN saya dan kawan-kawan tak berhasil lolos seleksi. Sedih? Ya iya lah, manusiawi, udah berusaha pake keras.   Tapi gak usah pembelaan macam-macam. Gagal ya gagal saja, seorang kawan mengatakan, “Belum rejeki X (baca=…