Tiba di Belanda: Jet-lag

Malam ini saya terbangun pukul 3 dan tak bisa tidur lagi. Berarti di Indonesia sekitar pukul 8 pagi. Ini berarti tubuh biologis saya masih menganut jam Indonesia, bukan jam belanda. Ini yang disebut jet-lag.

Kebingungan akan waktu memang terjadi ketika perjalanan panjang. Di atas pesawat menuju Doha, ketika waktu di jam tangan menunjukkan jam 5, otomatis saya melaksanakan sholat subuh. Namun ketika sampai Doha untuk transit, ternyata jam setempat menunjukkan pukul 6. Jadilah saya sholat subuh lagi di Mushola. Jadi sholat subuh dua kali. Malaikat pasti bingung mencatat pahala saya, he he. Tapi sarapan juga dua kali, sebelum mendarat dapat menu breakfast, begitu pesawat naik lagi menuju Amsterdam, dapat menu breakfast lagi.

Jet-lag dan pantat tepos karena terlalu lama duduk membuat berbaring terasa nikmat. Sore jam 5 perut sudah lapar, maklum di Indonesia sekitar ja 10 malam. Jadilah makan dan tidur. Beberapa kawan mengabari  kalau sudah lebih dulu jalan-jalan ke pusat kota.

***

Alhamdulillah, saya terseleksi untuk mengikuti short-course Social Humanity Dikti. Ada 20 orang yang terpilih dari 159 pelamar dari seluruh Indonesia. Seleksinya lumayan berat. Pertama desk evaluation, dari 159 menjadi 40 saja. Nah dari 40 kemudian diwawancarai sampai terpilih 20 orang saja. 20 orang ini mewakili 20 Universitas di seluruh Indonesia. Karena bidang sosial-humaniora amat luas, maka peserta berasal dari berbagai bidang ilmu, ada sosiologi, ilmu politik, psikologi, sastra inggris,antropologi,  administrasi publik dan komunikasi.

WhatsApp Image 2017-10-25 at 09.42.49
Sebagai Dosen Zaman Now, berfoto sebelum berangkat dengan spanduk, he he

 

Saya mau cerita sedikit tentang seleksi ya. Peserta bisa dibagi ke dalam dua kategori, ada yang sudah doktor dan ada yang belum doktor. Untuk yang belum doktor (ini mayoritas), tujuan kegiatan ini adalah untuk mendapatkan kesempatan lebih luas untuk studi lanjut. Jadi teman2 dalam kategori ini dalam aplikasi maupun wawancara memang arahnya akan ke sana. Sementara untuk yang sudah doktor, arahnya untuk kolaborasi riset dan (utamanya) publikasi.

Kelihatannya, aspek tujuan ini menjadi yang terpenting.

Syarat lain ya administratif: izin rektor, kemampuan bahasa, proposal riset, surat izin rektor, action plan, CV, dsb.

Proses seleksi yang lengkap bisa di klik di sini, blognya Kang Iqbal, dosen UPI anu kasep, teman sekamar saya 🙂

WhatsApp Image 2017-10-25 at 09.54.53
Berpose ala ala terdampar di Bandara Hamad, Doha

 

***

Nah kami-kami yang terpilih (cie cie) kemudian akan menetap sebulan di Belanda, dengan kegiatan utama belajar soal citizenship dan globalization, di bawah asuhan Prof. Bambang Purwanto dengan para tutor seperti Henk Schulte Nordholt, Ward Berenschot, dan lain-lain. Wah lumayan banget ya, menyegarkan otak yang selama beberapa waktu terakhir banyak disibukkan dengan urusan administrasi perkampusan 🙂

Alhamdulillah beberapa PR bisa selesai sebelum berangkat: menyidang tesis, acc bimbingan, membuat beberapa laporan untuk Dewan Riset daerah,  termasuk yang terpenting presentasi proposal hibah Penelitian Kerjasama Luar Negeri, karena kalau Ketua Peneliti tidak hadir, gugur sudah proposalnya.

Namun mohon maaf juga untuk yang belum terkejar, untuk mahasiswa di MAP maupun S1, baik yang bimbingan maupun perkuliahan yang saya tinggalkan selama sebulan. InsyaAllah kita akan bertemu lagi 🙂

***

WhatsApp Image 2017-10-26 at 09.34.01

 

WhatsApp Image 2017-10-25 at 19.28.22
Beberapa peserta ganteng bersama Prof. Bambang

 

 

WhatsApp Image 2017-10-26 at 08.15.23
Dijemput Prof. Bambang dan Ron Habiboe di Bandara Schipol. Mendapatkan pengarahan awal.

 

***

Alhamdulillah sekarang sudah di Belanda. Kami menetap di berbagai rumah yang berbeda-beda. Saya dan Kang Iqbal dari UPI menetap di rumah Bu Eva yang bersuamikan John, orang Belanda. Rumahnya agak jauh dari Leiden Uni, di Waasenaar. Tapi saya sendiri senang, bisa mengenal kehidupan keluarga pribumi belanda. Rumahnya tidak terlalu luas, tapi apik tenan.

Okeh, saya masih harus mengoreksi 2 paper untuk Jurnal Sawala. Nantikan update secara (tidak) berkala ya, he he

Salam dari Wassenaar

 

 

 

Iklan

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s