Kebohongan (di Dunia Akademik) Untuk Apa?

Saya baru membaca surat permintaan maaf seorang mahasiswa doktor asal Indonesia di TU Delft Belanda. Isinya permohonan maaf atas aksi ngibul-ngibul yang dilakukannya. Yang menakjubkan, ngibulnya luar biasa. Saking hebatnya ngibul, ia diundang mata najwa, bertemu BJ Habibie (sebagai ahli Spacecraft Research and Development gadungan) dan bahkan ikut program Visiting World Class Professor karena mengaku assistant…