Ha ha, judul tulisannya panjang ya?

Saya memang mengapresiasi kegigihan dan keikut-ikutan sebagian kawan netizen untuk memboikot waralaba kedai kopi St*rbu*ks. Apapun alasannya.

Saya sendiri jaraaaaang sekali ngopi di St*rbu*ks. Kalau ketika masih di Kyoto memang cukup sering, karena dekat apato dan tempatnya nyaman untuk mengetik disertasi. Harganya lebih murah dari kedai kopi lokal di Kyoto, bisa duduk berjam-jam dengan wifi gratis, ada promo kopi gratis untuk pembelian ke sekian, dan senyum mbak-mbak baristanya bisa membuat otak mumet menjadi cling kembali…

Tapi rasanya dalam dua tahunan ini di tanah air saya hampir tidak pernah ke St*rbu*ks.. Untuk ukuran Indonesia harganya overprice, rasanya menurut saya biasa saja (lagipula saya gak suka kopi pake sirup aneh-aneh), kedainya terlalu ramai buat saya yang suka dengan nuansa sepi. Jadi kalaupun kepepet untuk ngopi di St*rbu*ks karena harus ketemu seseorang, saya nggak seantusias Fahira Idris untuk memposting kopi yang saya minum di sana, he he.

Apalagi, belakangan saya memang menggemari kopi lokal yang tersedia di banyak kafe-kafe yang dikelola secara serius oleh anak-anak muda Indonesia yang bersemangat.

Saya berharap perlawanan terhadap kapitalis kopi global semacam St*rbu*ks seharusnya bisa memberikan angin segar kepada pengusaha kopi Indonesia untuk mendunia.

Jadi untuk keperluan mencari inspirasi, menuntaskan deadline atau sekedar menikmati kopi saya memang biasa berkeliling dari satu kafe ke kafe yang lain. Entah kenapa, mungkin efek kafein, biasanya tulisan-tulisan mengalir deras.

Namun ada satu tempat ngopi yang cukup menarik karena berada di tengah pasar. Ya pasarnya di kawasan Gading Serpong, namanya Pasar Sinpasa. Untuk emak-emak belanja sih harga di pasar ini nggak terlalu murah, harganya berada di atas pasar sekitarnya seperti Pasar Kelapa dua atau Pasar Bonang.

Tapi saya memang seperti menemukan harta karun ketika menemukan tempat ini: Rumah Kopi Celebes di tengah Pasar Sinpasa. Ada banyak varian kopi lokal yang dijual baik dalam bentuk sudah diseduh, bubuk bahkan biji.

Oh ya Pasar Sinpasa berada dalam satu areal dengan Summarecon Mall Serpong (SMS). Jadi jika memang mau melawan st*rbu*ks yang posisinya di pintu utama SMS ya pas banget ngopinya di Rumah Kopi Celebes di tengah pasar.

Kadang saya ngopi di sana bersama banyak bapak-bapak atau bisa juga take away. Paling enak ngopi ya habis sarapan di tengah pasar juga, ada banyak makanan. Apalagi jika habis gowes sepeda, mantap poll.

Metode menyeduhnya memang sederhana, ditubruk dan disaring saja. Hanya karena kopinya segar, jadinya ya enak.

Hidup Kopi Indonesia!

Tukang ngopi bersatu tak bisa dikalahkan!

e0e0d27f-9c47-4388-8b42-17f5de29b796WhatsApp Image 2017-07-03 at 19.05.54WhatsApp Image 2017-07-03 at 19.07.03

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s