Arsip Harian: November 26, 2016

Anggota Senat

Tahun ini saya menjadi anggota senat Universitas. Nah tugas utama yg banyak disorot memang memilih Rektor, setiap empat tahun sekali.

Ada tugas2 lain juga sebetulnya. Membuat berbagai peraturan akademik misalnya. Soal parkir semrawut yg mengganggu kegiatan akademik pernah saya lontarkan di sebuah rapat senat, namun rasanya belum cespleng.

Oh ya setiap tahun ada beberapa momen kami memakai toga: wisuda setahun tiga kali, pengukuhan guru besar dan dies natalis. Kami harus duduk manis di depan, di atas panggung selama kira2 4 jam.

fotor_148012333031832

Iklan

Cuitanmu Harimaumu: Kisah Pandu Wijaya

Satu minggu ini pasti menjadi minggu yang paling melelahkan bagi Pandu Wijaya. Anak muda potensial kelahiran 1991.

Kelelahan lahir batinnya akibat kelakuan sendiri: tak bijak menggunakan media sosial.

Awalnya, dengan sikap jumawa khas sebagian pengguna medsos, ia memposting cuitan di akun twitternya, mendebat pendapat Gus Mus, namun diakhiri kata-kata kasar:

screenshot-cuitan-gusmusgusmu-dan-panduwijaya__20161124_161820

Hal ini kemudian menimbulkan kemarahan di kalangan Nahdiyin, kata-kata endasmu yang ditujukan ke Kyai sebesar Gus Mus dianggap melecehkan.

Nah menanggapi reaksi, muncul lagi cuitan selanjutnya dari Pandu yang cilakanya bertendesi merendahkan mereka yang mengkiritik bahkan kepada Komisaris Utama PT. Adhi Karya, perusahaan tempatnya bekerja:

whatsapp-image-2016-11-26-at-5-18-26-am-3

Gelombang kemarahan meluas walaupun tak ada yang beraksi bikin video menangis ketika Ulama dilecehkan.

Yang menarik netizen kepo siapa Pandu Wijaya, muncullah screen shot beberapa aktivitas Pandu memfollow akun-akun yang rasanya kurang pantas, bertolak belakang dengan citra agamis yg dimunculkannya:

Perusahaan Β tempat Pandu bereaksi terhadap masalah ini karena dianggap merugikan perusahaan, muncul permintaan maaf dari Fadjrul Rahman, Komisaris PT. Adhi Karya, diikuti SP3 dari perusahaan.

whatsapp-image-2016-11-26-at-5-18-26-am

whatsapp-image-2016-11-26-at-5-18-26-am-6

Akhirnya, Pandu dibawa ibunya ketemu Gus Mus seperti yang diberitakan detik.com. Alhamdulillah, dimaafkan oleh Gus Mus.

Aduh nak nak, udah gede kok pada akhirnya tetep ngerepotin Ibu kamu

screenshot-2016-11-26-05-20-12

Semoga jadi pelajaran buat kita ya dalam memposting sesuatu di media sosial.

Pikir sebelum posting, mencuit atau bahkan sekedar komentar.