Jika Saya Menyetir

Saya selalu sibuk sendiri sebelum dan sesudah menyetir.

Bukan apa-apa, saya ndak bisa menyetir dalam keadaan beralas kaki, baik bersepatu maupun bersandal. Nggak sensitif gitu rasanya, khawatir kalau ngerem, ngegas dan ngopling. Maklum saya termasuk real men yang menggunakan three pedals, he he

real-men-use-three-pedals-600x600

Nah jadilah sebelum nyetir saya mesti buka sepatu, dan sesudah nyetir baru pake lagi sepatunya. Inilah rahasia kenapa saya paling suka sendal, karena memang praktis.

Yang repot kalau ke acara resmi atau ke kampus. Gak enak kalau sandalan, apalagi nenteng-nenteng sepatu πŸ™‚

12915131_10154167379694015_538262685_o

 

Iklan

2 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s