Masih Tentang Indonesianis

Tulisan saya soal bagaimana Indonesianis Jepang meneliti memicu diskusi seru. Maka sebagai bonus saya membikin tulisan kedua ini. Khususnya ditulis untuk Mbak (atau Teh) Beta Paramita, sahabat di dunia maya yang nggak pernah ketemu di dunia nyata. Pertanyaannya soal kacamata peneliti lokal dan interlokal asing, kelebihan dan kekurangan, dan alur berpikir. Ini pertanyaan sulit yang memakan…