Rusto’s Tempeh: Membangun Impian Dengan Tempe

Rustono memintaku meraba telapak tangan istrinya, Tsuruko Kuzumoto. Kulirik sekilas, ah, sepertinya tak beda dengan kebanyakan jari-jemari wanita Jepang pada umumnya, putih kekuningan dan halus. Namun kusentuh jua telapak tangan dan jari Tsuruko, perlahan. Ketika telapakku akhirnya menggenggam seluruh telapaknya, air mataku menggenang. Tangan mungil itu pejal, seperti batu, seperti granit. Dapat kurasakan kerja keras…