Mungkin banyak yang merasa bahwa mencukur anak atau bahkan diri sendiri adalah bentuk kelebayan atau hemat berlebihan. Ya, semenjak tinggal di Kyoto, saya bertanggungjawab terhadap rambut Ilham dan saya sendiri. Beli alat cukur dan babat saja sampai rata, he he

Lakukan saja di hari jumat sepulang sekolah, biar hari senin sudah agak rapi.

Untuk Ayu saya ndak berani, pernah sekali nyukur poni, hasilnya betul-betul nggak banget.

14175504404_161fa62392_o

13988827338_1f3326eb47_o

13988818680_02313707cb_o

Mencukur sendiri sebetulnya praktek lazim bagi mahasiswa di luar negeri, setidaknya di Jepun. Makanya rambut para mahasiswa dan anak lelakinya biasanya kalo nggak gundul ya gondrong banget. Kalau trendi sesuai perkembangan zaman patut dicurigai  habis pulang dari tanah air atau beasiswanya baru cair 😉

Ya bagaimana lagi, bukan karena kami begitu orangnya, tapi silahkan baca plang tukang cukur di bawah:

2015-03-03 10.22.57

Potong rambut paling murah di atas 2500 yen, nah dikalikan saja 110 rupiah. Makjleb kan, bisa cukur dua puluh kali kali tuh kalau di tukang cukur langganan saya di Kalibata.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s