ISIS, Jepang dan Ummat Islam

Dalam minggu ini, kata “Islam” banyak muncul di televisi Jepun.

Sayangnya bukan dalam tone positif.

Ya, masyarakat Jepang sedang berduka dan marah karena salah satu warganya, Haruna Yukawa menurut kabar sudah dieksekusi dan Kenji Goto sedang menunggu giliran, jika permintaan ISIS tidak dipenuhi.

isis jepun
Sumber:hhttp://www.vocativ.com/gallery/culture/photos/isis-japan-hostage-manga/

Islam mendadak populer. Berita di televisi tak menyebut ISIS, namun “Islamic State”.
Bagi saya, keluarga dan masyarakat Islam lain di Jepun, ini tentu saja mengejutkan.
Ya, bagi kalangan terpelajar yang berinteraksi dan bisa membedakan antara Islam dengan ISIS, mereka mungkin tak terpengaruh. Mereka bisa menilai bahwa ISIS tak mencerminkan islam atau ummat islam. Hanya mengatasanamakan islam saja.
Tapi bagi mereka yang tak kenal islam, penyebutan “islamic state” di berbagai pemberitaan bisa membentuk frame tertentu seperti menganggap penganut islam memang berpaham radikal dan penyebar kekerasan.
Hal ini juga bisa mempengaruhi relasi warga Jepang dengan pendatang (termasuk pelajar) beragama Islam.
Secara pribadi, saya nyaman tinggal di Jepang. Warga Jepang terbuka dan menerima kami dengan baik. Secara umum, warga Jepang relatif tak memiliki prasangka tertentu atau phobia terhadap Islam. Bahkan di beberapa tempat sudah mulai disediakan tempat untuk melaksanakan sholat, seperti di bandara Kansai maupun diΒ pusat perbelanjaan di Namba.

Sholat jumat di Kyoto juga berlangsung baik dan aman. Memang selama ini selalu ada intel polisi yang bejaga-jaga, tapi lebih untuk menjaga agar banyaknya jamaah sholat jum’at tak mengganggu kenyamanan warga: mengatur agar parkir sepeda tak menghalangi jalan atau rumah tetangga mesjid. Bahkan tak jarang saya sendiri menyaksikan beberapa warga Jepang yang mengucapkan dua kalimah syahadat di mesjid Kyoto.

Belakangan industri makanan halal sudah mulai tumbuh. Ada bakery yang menjual roti dengan label halal atau bahkan saya pernah menjadi tester catering yang khusus menyediakan makanan halal. Ini perkembangan yang amat menggembirakan.

Nah, semua bisa berubah hanya gara-gara penyanderaan yang mengatasnamakan “Islamic State” tersebut.
Oh ya, ini dia video warga muslim di Tokyo berkumpul mendoakan keselamatan sandera Jepang oleh ISIS. Saya juga ikut mendoakan.

Iklan

3 comments

  1. πŸ™‚ sumimasenga, miris juga hati saya lihatnya padahal Islam (dan semua agama) tidak membenarkan manusia mengambil jiwa manusia lainnya krn Tuhan/Allah/the allmighty Creator lah yang menciptakan manusia lainnya kecuali dalam “keadaan tertentu”. ISIS ini adalah ekstrimis yang harus di basmi krn hanya mengatasnamakan saja Islam (atau istilahnya Islam KTP) dan bahkan semakin memperburuk saja citra Islam dan menyudutkan pengikutnya. Coba tengok di facebook saya ya bang Abdul Hamid ysh dan saya cintai dengan “open minded”, karena di balik itu semua ada dalangnya di mulai dari terbentuknya perjanjian Bretton Wood, Wall Street, WTC, Osama bin Laden, pertikaian tanpa henti di Gaza, Syria, jatuhnya kurs US$. Maaf jika tdk sempat terlalu mendetail, dan karena itu saya minta dengan sangat “open minded” saja melihatnya krn tercampur baur dgn hal-hal lain. He3x maklum teman facebook cukup banyak, jadi mengertilah. Salam hormat -jillbert-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s