Sebagai mahasiswa kismin, makanan gratis pastinya menggembirakan. Ceritanya sekitar sebulan setengah yang lalu ada tawaran menjadi tester makanan halal. Nah kami bersemangat ndaftar. Jadi memang pemerintah dan UKM di Jepun sedang bersemangat menggenjot pariwisata, termasuk dari negara-negara muslim. Tentu saja makanan jadi masalah besar karena banyak makanan di Jepun dikategorikan harom.

Salam partner salah satu inkubator bisnis (CMIIW) di Kyoto bersama beberapa UKM menggelar test makanan halal. Nah saya sekeluarga dan Pak Muhar sekeluarga ikutan. Masakannya ternyata disediakan rumah makan melayu – india yang dimiliki orang Jepun muslim. Kari begitu dan rasanya pedes-pedes enak. Selain itu ada juga camilan dan roti dengan label halal.

Kami diminta mengisi lembar penilaian soal rasa dan juga kisaran harga yang pas.

2014-10-19 13.13.00

Nah yang saya tulis di lembar evaluasi: Turis tentunya datang ke Jepang untuk makan makanan Jepun. Tentu saja akan lebih baik jika yang disediakan adalah makanan Jepun seperti udon, ramen, soba, sushi, tempura, dll berbahan dasar halal.

Setuju kan?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s