Belakangan ini dunia pendidikan tinggi dihebohkan oleh berbagai pemberitaan bahwa lama kuliah S2 dan S3 menjadi lebih lama dari sebelumnya. Hal ini dikarenakan oleh diterbitkannya Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Nah dalam peraturan tersebut dinyatakan dalam pasal 17 ayat 2 dan 3

(2) Untuk memenuhi capaian pembelajaran lulusan program sebagaimana  dimaksud dalam Pasal 5, mahasiswa wajib menempuh beban belajar paling sedikit: a. 36 sks untuk program diploma satu; b. 72 sks untuk program diploma dua; c. 108 sks untuk program diploma tiga; d. 144 sks untuk program diploma empat dan program sarjana; e. 36 sks untuk program profesi; f. 72 sks untuk program magister, magister terapan, dan spesialis satu; dan g. 72 sks untuk program doktor, doktor terapan, dan spesialis dua. (3) Masa studi terpakai bagi mahasiswa dengan beban belajar sebagaimana dimaksud pada ayat (2) sebagai berikut: a. 1 (satu) sampai 2 (dua) tahun untuk program diploma satu; b. 2 (dua) sampai 3 (tiga) tahun untuk program diploma dua; c. 3 (tiga) sampai 4 (empat) tahun untuk program diploma tiga; d. 4 (empat) sampai 5 (lima) tahun untuk program diploma empat dan program sarjana; e. 1 (satu) sampai 2 (dua) tahun untuk program profesi setelah menyelesaikan program sarjana atau diploma empat; f. 1,5 (satu koma lima) sampai 4 (empat) tahun untuk program magister, program magister terapan, dan program spesialis satu setelah menyelesaikan program sarjana atau diploma empat; dan g. paling sedikit 3 (tiga) tahun untuk program doktor, program doktor terapan, dan program spesialis dua.

Nah ramailah dunia persilatan pendidikan membahas kedua hal di atas. Kebanyakan beritanya adalah lama kuliah Master menjadi 4 tahun dan beban kuliah Doktor yang amat berat, 72 SKS. Tentu saja ini menimbulkan kekhawatiran mereka yang akan mengambil program Pascasarjana. Screenshot 2014-09-13 22.43.41 Nah, untunglah tak lama kemudian DIkti membuat klarifikasi dalam bentuk surat ke PTN maupun Kopertis, isinya bahwa sebagian besar jumlah SKS yang membengkak adalah untuk keperluan penelitian dan publikasi:

Untuk magister beban 72 sks sebagaian besar digunakan oleh mahasiswa untuk melaksanakan penelitian, sehingga sebagai contoh proporsinya: – Perkuliahan : ±32 sks – Proposal Thesis : ± 5 sks – Penelitian dan Penulisan Thesis : ±20 sks – Seminar : ± 5 sks – Karya Ilmiah : ±10 sks Berdasarkan CP pada butir 3, maka untuk Doktor 72 sks sebagian besar digunakan oleh mahasiswa untuk melaksanakan penelitian, sehingga sebagai contoh proporsinya: – Perkuliahan : ±12 sks – Proposal Disertasi : ± 5 sks – Penelitian dan Penulisan Disertasi : ±30 sks – Seminar : ± 5 sks – Karya Ilmiah Internasional : ±20 sks

Jadi kekhawatiran bahwa kuliah S2 akan mencapai 4 tahun sudah terbantahkan. Lengkapnya silahkan baca suratnya di bawah ini. Semoga bermanfaat. Lazada Indonesia Silahkan download surat resmi dengan stempel Dikti di sini

Iklan

43 thoughts on “Klarifikasi Tentang lama kuliah S2 Menjadi 4 Tahun

  1. pak, saya termasuk salah satu yang masih bingung sama permen yang ini.
    itukan ada 72 sks, terus 20 sks buat penelitian. nah itu ada matkul penelitian yang harus diambil, atau ketika tesis 20 sks itu otomatis terambil. terimakasih balasannya pak.

    1. Yang terbaik adalah berkonsultasi dengan prodi tempat anda kuliah. Yang jelas 20 SKS terambil dalam proses penelitian tesis, mulai dari proposal sampai sidang akhir. Tapi sekali lagi pihak prodi/pasca yang punya penjelasan lebih pasti ya.

  2. bearti pak,,,, s2 tetap 2 tahun ya pak…. cuma SKS nya aja yg bertambh???hbisnya masih bingung .. ada yang bilang 4 tahun ada yang bilang SKS nya aja yg bertambh tp ttap 2 tahun… jdi penelitian 20 sks it mksdny gmn….

  3. alhamdulillah ternyata hanya salah pemahaman aja orang2 selama ini dengan pemberitaan s2 jadi 4 tahun,,,ijin share ya om…

  4. Kesimpulannya kalau beban SKS nya bertambah menjadi 72 sks. Berarti untuk perkuliahannya yang sebelumnya cuma 2 hari dalam seminggu, ini bisa-bisa 4 hari dalam seminggu untuk mencapai jenjang kelulusan 2 tahun.
    Gimana nasib teman-teman yang kuliahnya disambi kerja? -_-

  5. assalamu’alaikum..
    abbaahh,, hatur nuhun informasina… kaangge pisan kanggo para ababil sareng galauers nu bade neraskeun sakola..
    nyungkeun widi kanggo dibewarakeun deui..
    hatur nuhun

  6. saya mau tanya pak, saya kuliah S1 dan S2 jurusan bahasa indonesia, terus berniat melanjutkan ke S3 dengan jurusan pendidikan berbasis Al-Qur’an, apakah itu linear dan apa bisa memperoleh gelar profesor ? (Saya juga belum tahu apa2 syarat jadi profesor?).
    terima kasih pak, jika bapak berkenan menjawab, mudah2an bisa memberi solusi atas kebingungan yang saya alami.

  7. mohon konfirmasi apakah bener rtahun 2016 kuliah S1 6tahun,
    mohon dong kepada pemerintah mengerti jeritan rakyat , orang bawah juga mau kuliah dan terus belajar
    sperti yang dahulu saja S1 4tahun, mengerti lah untuk yang kerjanya hanya mndpat upah yang tidak mncukupi

  8. Pak mohon maaf ingin bertanya mulai S2 dengan sks 72 dimulai tahun ajaran kapan ya? 2016/2017 atau 2015/2016 mohon penjelasan terima kasih

  9. Bapak mohon maaf saya ingin bertanya program magister 72 sks kapan dimulai tahun ajaran 2015/2016 atau 2016/2017 demikian terima kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s