Nama di atas cantik sekali. Namun perhatikan nama panjangnya: an Anonymous Helper Section for Indonesian Students who look an Education at Overseas.

Saya ndak kenal dia, anda kenal?

Saya dan Pak Ishaq mendiskusikan persoalan Mbak Sophia ini kemarin. Ini bagian kecil saja dari kisruh keterlambatan beasiswa dikti. Kisruh yang diawali ketika sebagai syarat pencairan mesti ada progress report online. Alurnya: Dikti mengirim email berisi link progress report online ke supervisor (sebelum 15 Juni) –Supervisor mengisi form di link tersebut dan mensubmitnya dilanjutkan Dikti memproses progress report  (16-30 Juni) — Dikti mentransfer beasiwa (bulan juli 2014 atau sebelum lebaran).

Catatan, sampai sekarang masih ada penerima beasiswa yang supervisornya belum menerima progress report, dan yang sejak pertengahan agustus progress reportnya dinyatakan oke-pun beasiswanya belum cair.

Kembali ke Sophialacosta.

Di tengah kekisruhan, Mbak Sophia ini mengirim email ke banyak pembimbing mahasiswa penerima beasiswa dikti di berbagai belahan dunia. Ini emailnya:

The Directorate General of Higher Education, Ministry of Education and Culture of the Republic of Indonesia (referred to as DIKTI) would like to express our gratitude to you and the supervisory team member(s) for your support in supervising one of our sponsored students.

In the attempt to smooth out problems that might occur in the course of the student in obtaining his/her degree, DIKTI would like to seek your assistance in completing the progress report form.

This progress report would then assist DIKTI in providing the necessary support and advise to overcome hindrances to the completion of the student’s study in time.

Please search your student name on this document: xxxxxxx  Your assistance is very much appreciated. Please do not hesitate to contact DIKTI for further inqueries.

You can contact either Ms. Fine Resyalia at fxxx@dikti.go.id or John I. Pariwono at jixxxx@dikti.go.id for assistance.

Sincerely yours, an Anonymous Helper Section for Indonesian Students who look an Education at Overseas. PS: Sorry to Sophia for using your account.

Nah, para pembimbing, Profesor top di seluruh dunia ini kemudian mengklik link yang diberikan. Mereka akan sampai ke halaman google docs yang berisikan nama mahasiswa dan pembimbingnya. Dalam googledocs itu ada link lagi yang ternyata, error. (Catatan: data sensitif di email saya ganti xxxx)

Sophialacosta ini nampaknya ingin menunjukkan kepada Profesor di berbagai kampus dunia bahwa sistem database dikti ini rawan dibobol, sehingga hacker semacam dia memiliki akses ke data sensitif semacam daftar nama supervisor beserta alamat emailnya, mahasiswa yang dimbimbing dan kampus tujuan.

Hal ini membuat banyak Profesor di seluruh dunia gusar sehingga mengirim email ke email yang disebutkan di dalam body email. Mahasiswa bimbingan? Maluuuuuuuu

Semua tambah kisruh….

Duh, kenapa urusan sepenting ini dikelola serampangan ya….

Astaga, jangan-jangan nomor rekening saya juga sudah berada di tangan sophialacosta 😦

 

Iklan

5 tanggapan untuk “Sophialacosta

  1. Heuheuheu, supervisor saya mendapat email serupa, mengimel orang Dikti yang disebut di email, dan dijawab bahwa memang sistem dihack. Saya jadi malu. Tap anehnya, waktu mendiskusikan ini dengan teman Diktier di negara tujuan yang sama, jawaban orang Dikti itu ke supervisor teman saya itu berbeda, loh, katanya email itu valid dan silakan diklik linknya (yang ternyata memang error). Bagaimana kok email tentang hal yang sama tanggapannya berbeda?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s