Adsense Vs Wordads Berdasarkan Pengalaman Sendiri

Ini edisi tulisan ketiga soal ngeblog dan wordads.

Oh ya, saya ngeblog sejak sekitar 2006 atau 2007. Waktu itu pake blogspot dan kemudian jadi http://www.doelha.co.cc, tapi kemudian terpaksa almarhum. (Saya lupa kenapa meninggal ya?)

Jadilah pada tahun 2010 saya melupakannya dan pindah ke lain hati, mencoba wordpress.

Nah, sejak dua tahun lalu dibantu Om Anis, abahamid.wordpress.com beli domain sendiri, jadilah abdul-hamid.com. 

Lumayan punya diary, kolom opini sendiri, dan sarana buat bagi-bagi info. Nah, di awal tahun ini saya coba bikin website serius bernama http://www.dosenindonesia.net. Namun ternyata banyak kerepotannya ya, maklum saya sebenarnya gaptek. Misalnya urlnya sempat diblokir robot, akibatnya sulit terindeks google. Padahal awal-awal berjaya, namun semakin lama kok semakin hilang dari mesin pencarian google. 

Nah, rencananya http://www.dosenindonesia.net memang dibikin agak serius, semi profesional begitu. Maksudnya, misi mulia nya memang sebagai sarana berbagi informasi soal dunia pendidikan tinggi. Namun karena hostingnya amat mahal (saya pake yang pro, soalnya sempat pake yang personal, eh website error ketika traffic tinggi) saya berharap web tersebut berdikari, bisa membiayai diri sendiri. Makanya saya daftarkan di Google Adsense (GA).

Pendaftaran GA memang nggak ribet. Tinggal ikuti prosedur di https://www.google.com/adsense/, dan voila saya bisa beriklan dengan semangat.

Namun memang, semangat itu lama kelamaan berkurang dan hampir habis. Pertama, sistem penghitungan yang berdasarkan pay per click. Dari ratusan pengunjung, yang mengklik iklan sudah pasti bisa dihitung dengan jari. Akibatnya walaupun traffik tinggi, pendapatan teteup seret.

Yang kedua, sistem pembayaran yang rumit. Karena saya di Jepun, maka sistemnya memang pembayaran akan dilakukan ke rekening di sini. Sistem verifikasinya, adsense akan mengirimkan sejumlah kecil uang dalam jumlah unik ke rekening yang didaftarkan dan kemudian jumlah tersebut dimasukkan ke halaman verifikasi. Celakanya, sudah dua rekening didaftarkan dan tidak pernah ada uang masuk. Alhasil sejak mei bergabung, nomor rekening saya tidak bisa terverifikasi.

Tapi kalaupun terverifikasi, pendapatan selama empat bulan hanya 1.102 yen (Sekitar Rp.120.000) sementara jumlah minimal pencairan adalah 8.000 yen. 

Screen Shot 2014-08-18 at 4.25.04 PM

Nah, semenjak Juli saya mencoba WordAds. Sebetulnya pendaftarannya sudah sejak beberapa bulan sebelumnya. Namun baru diaccept tanggal 8 Juli lalu. Tak ada proses ribet juga ketika terdaftar. Pengaturannya simpel di dashboard, dan iklan secara otomatis akan tampil. (Silahkan baca aspek teknis di sini)

Oh ya, yang menarik, sistem pembayaran terkoneksi dengan paypal. Saya kebetulan sudah beberapa tahun lalu pake paypal, jadi tidak ada masalah.

Berbeda dengan GA, WA tidak meminta pengunjung blog kita untuk mengklik iklan agar kita punya pendapatan. Ia hanya meminta pengunjung blog terpapar iklan (ad impression), melakukan scrolling dari atas sampai bawah. Ini menantang kita untuk menulis artikel menarik yang dibaca sampai habis. 

Nah, yang cukup menarik memang dari segi pendapatan. Dalam satu bulan pertama, WA menghasilkan 24.58 USD (sekira Rp.250.000). Memang belum cukup untuk dicairkan, karena harus mencapai 100 USD.

Namun tentu saja jauh lebih baik dibandingkan GA. Setidaknya modal saya bisa dikatakan sudah balik, karena biaya untuk domain (beli terpisah sekitar Rp.100.000 setahun) dan mapping di google (sekitar 13 USD, Rp.130.000) sudah bisa dibilang impas.

Buat saya yang berbuntut 3, tentu saja jumlah ini jauh dari cukup untuk hidup sehari-hari. Namun saya kan bukan blogger profesional, ngeblog lebih sebagai hobby. Nah kalau hobby membiayai diri sendiri dan nggak ganggu anggaran beli bumbu dapur, lumayan juga kan ?

37 Comments Add yours

  1. tiban jaya rotan berkata:

    wah.. ane mau belajar GA kok jadi males habis baca ini yak

    hehe

    1. Belajar tidak apa-apa. Tulisan ini berdasar pengalaman pribadi saja, bisa berbeda untuk setiap orangnya. Atau mau belajar WA? Monggo dipelajari beberapa tulisan di blog ini

  2. inecromax berkata:

    saya malah baru mau belajar nulis, cm belom jd hobby sih secara kosakata masih minim 😀
    Yang baru saya coba paling dr admob google aj

  3. taufan berkata:

    niatnya baru mau ngeblog di blogger tapi mulai ciut dengar adsense kurang superior dibanding wordads 🙂

    1. jangan putus semangat, ini cuma pengalaman saya saja, mungkin banyak juga yang fokus dan sukses di adsense

  4. setia1heri berkata:

    nais inpoh brow…
    ane lagi cari inpoh tentang GA…sudah setahun enjoy di WA meskipun baru bisa gajian 2 bulan sekali 😀

  5. jadi tertarik juga makai wordads, terimakasih sharingnya pak, baru ini saya tahu tentang wordads… 😀

  6. salim berkata:

    Mas, saya baru aja terdaftar adsense, boleh ngga pasang WA juga? Trims 🙂

    1. Tidak bisa, WA hanya untuk pengguna wordpress dengan custom domain dan dilarang menayangkan iklan lain

  7. Rahad berkata:

    saya masih sedikit bingung dgn perhitungan ad impresi itu
    terus, untuk blog berbahasa inggris dengan blog berbahasa indonesia, lebih profit mana kira2 untuk dipasangi wordads?

  8. Goda-Gado berkata:

    Setelah sy membaca posting ini, sy langsung beli domain $18 dan apply ke WordAds. tp blm di-approve.

    Sepertinya sy bakal banyak nanya2 ke sini

    1. Wah selamat. Tapi dengar2 di forum https://id.forums.wordpress.com/topic/penghasilan-dari-wordads?replies=492. Kabarnya WA sedang menutup sementara aplikasi WA dari Indonesia. Semoga segera buka lagi ya.

      1. Goda-Gado berkata:

        Hadewhhhh
        Rugi $18 dong.. 😦

    2. Relinda Puspita berkata:

      Beli domain di mana, mas? Domain aja atau sekalian hosting? Tks.

    3. Relinda Puspita berkata:

      Beli domain di mana, mas? Domain aja atau hosting juga? Tks.

  9. Relinda Puspita berkata:

    Beli domain di mana, bahh? Pengen serius ngeblog nih.

    1. Relinda apa kabar? Sorry lama responnya, mangga diikuti tutorial di sini, bagian awalnya soal beli domain di wordpress https://abdul-hamid.com/2014/08/16/panduan-pendapatkan-penghasilan-dari-blog-wordpress/

  10. kandra berkata:

    wah om lumayan juga pendapatannya, saya dua tahun di WordAds malah belom pernah payout hehehe.. semoga akhir tahun ini deh. bener kata om hamid, kalau wordads earningnya lebih enak, blogger cukup bikin tulisan terus agar traffik naik, soal pendapatan itu nanti belakangan.

  11. kandra berkata:

    maaf kalo dobel posting tapi tadi disuruh login dulu

    Saya setuju om, wordads saya jauh lebih baik earningnya daripada adsense. apalagi dengan kebijakan sekarang yang pengunjung mesti klik dulu. kan orang makin pinter sekarang, walaupun di sosorin di mukanya visitor pasti males klik iklan. kalo dipaksa blog kita bakal kering pengunjung.

    jadi menurut saya wordads lah yang the best dibanding adsense kalau melihatnya dari sisi blogger yang nulis mulu.

  12. mustikasv berkata:

    Halo Mas, artikelnya sangat membantu sekali!!
    Saya baru aktif nge-blog di WordPress (blog tentang pengalaman saya traveling keliling dunia) sekitar 3 bulan dan baru diminggu ini saya dapat surat cinta dari WP buat pasang WA, tapi saya belum beli domain yg $18.
    Habis baca artikel ini mungkin saya langsung beli domain hhehe

    Tadinya saya cuma tau GA tapi pas ada surat cinta itu saya langsung cari artikel ttg mereka berdua dan nyangkut disini. Ternyata WA lebih simple ya kerjanya.
    Terimakasih ya Mas infonya!!
    Salam buat Jepang!!

    1. kangyuli berkata:

      Jadi bisa daftar WA sebelum beli domain ya?

      1. Beli domain syarat utk daftar WA

  13. Syahrul Ramdhan berkata:

    Newbie gan minta bimbingan juruspintar.wordpress.com

  14. mangcara berkata:

    Wordads udah nerima pendaftaran baru lagi blom ya mas dari Indonesia, dulu kan sempet di stop & ini yang batalin sy beli tld di wp dot com akhirnya pakai self hosting deh

  15. Cerita Bahasa berkata:

    http://ceritabahasa.co/ situs saya juga sudah diverifikasi WordAds akhirnya, padahal baru seumur jagung alias 5 bulan.

  16. ngulikkomputer berkata:

    Saya baru mau nyoba WA / GA, sedikitnya lebih dapet pencerahan dari artikelnya. Makasih om, dapet salam dari www,ngulikkomputer.wordpress.com 😀

  17. ghozaliq berkata:

    sekarang sudah bisa stabil payout 2 bulan sekali…
    padahal dulu paling 6 bulan sekali

  18. info tips berkata:

    iya mas, memang harus pinter pinter cari alternatif agar hobbi bukan sekedar hobii.. joss lah

  19. @fewatung berkata:

    pake woedpress.com bisa ikut WA gak?

  20. Frenky berkata:

    Nice Tips and info tentang WordAds, saya baru mau belajar juga tentang WordAds, semoga blog saya menghasilkan juga 🙂

  21. Dodi Pramaditya berkata:

    Om, apakah pengguna wordpress.com bisa menggunakan GA? Karena bila dibaca di T/C WordPress.com terbaru, it doesnt allow it. mohon pencerahannya

  22. Itsnahm berkata:

    Iya bah denger2 gitu ya. Wordads menghitung iklan tampil berapa kali sedang kalo GA harus diklik dulu iklannya.

    Awalnya saya buat dua blog. Satu di wordpress satu di blogspot. Pengen aja nyoba suasana baru hehe. Tapi ternyata ribet juga ya hehe. Saya jadi semakin mantap dan yakin lebih memilih Wordads dibanding GA. Hehe. Semoga saya bisa istiqomah aamiin aamiin

  23. Saya baru daftar WA (setelah ngeblog sudah beberapa tahun lamanya. hehe)

  24. Adhikarta berkata:

    Saya baru saja pindah dari Adsense ke Wordads. Laporan pendapatan dari Wordads itu masuk tiap apa ya? kok masih 0 aja punyaku. padahal sudah pemasangan 1 bulan 😀

  25. badrulmuhammad berkata:

    kebetulan saya juga mau update bang, tapi bingung cara pembayarnnya, mohon bimbingannya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.