Ilham sudah kelas 1 SD. Pun teman-teman seumurannya di Indonesia.

Karena tahun depan kembali ke Indonesia, Ayal dan Ilham tetap belajar kurikulum nasional. Sebagai perantauan, kami mengandalkan Buku Sekolah Elektronik (BSE) yang tersedia aplikasinya di internet.

Di aplikasi BSE, sudah tersedia juga buku kurikulum 2013 yang kontroversial itu, hehehe…. Seperti mungkin teman-teman tahu, kurikulum 2013 ini konsepnya tematik. Misalnya Buku Kelas 1 terdiri dari tema “Diriku”, “Kegemaranku”, “Kegiatanku”, “Keluargaku”, “Pengalamanku”, dsb. Tema “Diriku” itu nanti ada kegiatan kenalan sama teman, menyanyi, dan nulis kartu nama. Terus habis itu, suruh hitung, temannya ada berapa? Seru juga, ya! Jadi pelajaran PPKN, Bahasa Indonesia, dan Matematika dikombinasikan tanpa terasa.

Sebenarnya konsep semacam ini, sih, nggak baru-baru banget. Di beberapa sekolah swasta di Indonesia seperti sekolah Ayal di Jakarta, pendekatan cara belajarnya juga nggak terlalu textbook. Belajar dikaitkan sama hal sehari-hari, dengan riang gembira,

Well, kami sebagai orang tua, sih, bukan ahli pendidikan ataupun pakar homeschooling, jadi nggak bisa komentar banyak-banyak soal kontennya. Yang pasti, anak-anak yang buku bukunya langsung antusias aja.

Terutama Ayal. Mukanya langsung sumringah dan nggak berhenti-berhenti baca (dan praktek) isi si buku baru. Di buku kelas 4, dia langsung pilih buku bertema “Pekerjaan”. Terus dia praktek wawancara apa cita-cita ibunya (rrrr….). Hari-hari ini Ayal memang lagi bercita-cita jadi wartawan.

photo

Ya, yang merasakan langsung perbedaan kurikulum ini tentu saja Ayal. Dia bilang, kurikulum baru ini jauh lebih menyenangkan daripada kurikulum lama. Biasanya Ayal suka ngomel mengomentari pelajaran PPKN yang terlalu teoritis, nggak sesuai kenyataan moral orang Indonesia (halah). Terus pelajaran IPA-nya kurang praktek kayak di Jepang, jadi nggak fun. Pelajaran Bahasa Indonesia yang paling disukai pun gak lepas dari kritik, tanda bacanya salah lah, apaan, lah. Nah, kalau Matematika jelas sasaran tembak utama lah, hehe. Soalnya banyak dan relatif sulit, apalagi dibandingkan kurikulum Jepang. Nah, pelajaran matematika kurikulum baru ini menurut Ayal kelihatannya lebih gampang. Kalau menurut ibunya, sih, soalnya dikaitkan sama kegiatan sehari-hari aja itu, jadi kelihatan lebih applicaple. 

Sebagai orang tua, jujur kami kaget, nggak menyangka kurikulum baru semenarik ini. Too good to be true (lebay).  Terus terang saja sebelumnya ibunya anak-anak mengalami kesulitan menyampaikan materi matematika yang seabrek-abrek itu. Maklum, nggak punya latar belakang pendidik (alesan hehe). Ibunya aja malas lihatnya, apalagi anaknya, hehe. Nah, di kurikulum baru ini justru anak-anak yang semangat. Kami tinggal menemani dan memberi rangsangan saja. Misalnya waktu main wawancara-wawancaraan itu. Jadi ikut semangat, deh.

Tapi, ya, ini baru beberapa hari kami menghadapi kurikulum baru. Moga-moga bisa konsisten. Kami juga sadar, pelaksanaan di sekolah-sekolah di Indonesia mungkin gak semudah itu. Benar-benar beda sama model kita dulu sekolah, jeh. Guru-guru shock kali, ya. Emang enak punya anak/murid kritis….. *nyengir nglirik anak*

Untuk pengguna Ios (iphone, ipad) klik tautan ini untuk mendownload program BSE dari Mahoni Global. Gratiss. Setelah diinstall, maka bisa mendownload buku-buku, baik kurikulum lama maupun kurikulum 2013.

Screenshot 2014-08-16 09.15.55

Nah aplikasi BSE dari mahoni untuk android juga tersedia di tautan berikut ini.
Screenshot 2014-08-16 09.18.22

Sayang kalau tablet cuma buat maen games kan?

***

Penulis tamu: Ibun

Tulisan terkait: https://abdul-hamid.com/2013/08/26/buku-sekolah-elektronik-di-ipad/

Catatan: Aplikasi di atas saya pakai dalam Ipad yang menggunakan aplikasi Ios dan appstore Indonesia. Saya ndak pernah coba jika appstore-nya di luar Indonesia. Nah, aplikasi di atas ternyata tidak tersedia di toko aplikasi android (playstore) Jepun yang dipakai di android saya, mungkin hanya tersedia untuk toko aplikasi Indonesia saja. Jadi silahkan coba alternatif lain, misalnya buku sekolah elektronik dari dsoft. Thanks buat Kang Ahmad Mughni buat infonya.

Iklan

2 tanggapan untuk “(Memakai) Buku Sekolah Elektronik Kurikulum 2013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s