Pelajaran dari Pemilihan Presiden

Bagi anak muda optimis seperti saya, Pilpres ini ajang belajar yang asik lho. Beredarnya banyak kampanya hitam dan negatif menjelaskan sisi baik masyarakat kita, mereka mencari orang yang sempurna: baik hati, tidak sombong, rajin menabung, suka menolong, beriman dan bertakwa, rajin beribadah, setia pada pasangan, berketurunan jelas, cinta tanah air, dan lain-lain dan sebagainya.

Jadi tidak usah galau dan bingung, ambil saja pelajaran positif. Lha memang ada? Iya lah, ini pelajaran penting buat sebagian besar bakal calon presiden dan anda semua yang juga kepingin jadi presiden. Nah ini dia..

  1. Perbaiki cara berwudu, bacaan Sholat, bacaan Al Qur’an, dan hafalkan surat-surat yang agak panjang. Kalau anda mau jadi Presiden, orang-orang pasti memperhatikan anda berwudu dan mengetes anda jadi Imam Sholat, bahkan bisa jadi ada yang ngajak anda ngadu mengaji. Percayalah, bagi sebagian orang ini lebih penting daripada visi dan misi.
  2. Berhentilah mengumpat, dan jangan jadikan kebiasaan. Nggak lucu kalau anda di muka ratusan juta pemirsa televisi bilang “kampret”.
  3. Berhentilah melempar handphone ke kawan, sahabat ataupun musuh anda. Lebih elegan melempar senyum, ini juga bernilai ibadah.
  4. Ayo latihan cipika-cipiki, pastikan tampil natural, perhatikan kalau ada yang mengajak cipika-cipiki, pastikan bukan istri orang 😉
  5. Latihan naik sepeda dan naik kuda. Kalau nggak bisa naek sepeda trus maksain ke deklarasi naek sepeda dipegangin ajudan kan nggak enak dilihat tuh. Kalau latihan naek kuda bisa di Bromo atau Tangkuban Perahu 😉
  6. Belajar lebih giat bahasa Inggris dan bahasa daerah. Bahasa Inggris penting karena nanti diadu debat sama lawan politik lewat potongan video, kan gak enak kalau cuma ngomong “I don’t think about that”. Bahasa daerah penting untuk membangun kesan anda orang Indonesia asli (Bukan KW).
  7. Ada baiknya menulis silsilah, biar jelas anda keturunan Pahlawan yang mana. Simpan baik-baik akta kelahiran, buku nikah, dan sebagainya. Ini penting ketika kelak lawan politik anda mengatakan anda keturunan Fir’aun.
  8. Hafalkan doa nabi Musa, itu doa standar murid-murid ibtidaiyah. Jangan kalau mau mulai debat baru belajar atau malah nyimpen bacaannya, malu.
  9. Belajar lebih giat, upayakan mendapatkan test IQ setinggi-tingginya, minimal 153. Orang Indonesia kepingin dipimpin orang jenius lho.
  10. Latihan orasi yang kenceng, saya pikir video Arya wiguna di youtube bisa jadi panduan. Kabarnya, semakin mirip Arya Wiguna semakin punya peluang jadi presiden.
  11. Ini serius: perbaiki hubungan dengan pasangan dan anak-anak anda, masyarakat kita terobsesi keluarga bahagia, sakinah, mawaddah warrohmah, dan cinta sejati.
  12. Lha kalau terlanjur jomblo? Masuklah jadi anggota Jojoba, (jomblo-jomblo bahagia) dan tampillah mempesona, agar banyak pemilih dari kalangan lawan jenis yang bermimpi jadi first lady atau first gentleman.
Iklan

One comment

  1. Menarik.. bermakna tp disajikan dg santai dan penuh humor ^^
    Melihat dari sisi positif sebuah moment dimana kebanyakan orang hanya melihat negatifnya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s