Pos Selanjutnya

Alhamdulillah, saya sudah sampai di pos ke sekian dalam perjalanan akademik.

Ya, hari ini paper soal Jokowow sudah terbit secara online di JCSAA. Soal kualitasnya, terserah pembaca saja. Yang jelas, ini tulisan yang memberanikan diri menggunakan populisme untuk membedah fenomena politik di Indonesia. Rasanya masih jarang dan (semoga) untuk jurnal mungkin yang pertama. Sepertinya ke depan akan ramai para analis menggunakan kerangka ini.

Sudahlah, saya ndak mau membicarakan lagi, seperti halnya saya ndak mau membaca ulang paper-paper yang sudah diterbitkan. Malu soalnya, he he

Balik ke topik. Ini artinya saya sudah memenuhi syarat untuk bisa defense (ujian). Ya tentu saja syarat lainnya adalah menulis manuskrip disertasi, dan ini yang sedang dilakukan.

Yang lebih menyenangkan juga adalah jika merunut ke PerMenpan 46 2013 saya juga sudah memenuhi syarat sebagai Profesor di Indonesia, yaitu memiliki publikasi di Jurnal Internasional bereputasi. Ya, Monsoon dan JCSAA memang tak masuk rezim scopus, tapi tulisan di Asian Politics and Policy yang segera terbit masuk ke rezim scopus.

Lebih bersyukur lagi, tulisan di jurnal terakreditasi dan jurnal internasional selama studi diakui oleh dikti. Walaupun dengan kondisi ini, saya mesti nunggu 3 tahun setelah lulus Doktor tahun depan. Kalau mau lebih cepat dari tiga tahun, ya terbitkan satu jurnal lagi dalam status sudah menyandang gelar Doktor. Ya, memang begitu rencananya, jadi tahun 2017 moga2 sudah Profesor.

Tentu saja sebelum itu mesti menyelesaikan disertasi dan lulus ujian. InsyaAllah tahun depan.

Mimpi? Tidak, ini skenario hidup. Saya memang merancangnya serius bahkan menggunakan excell segala, dalam bentuk tabel.

Maaf jika terkesan sombong, saya menuliskan ini untuk menjaga motivasi diri biar semangat menulis disertasi dan mengurangi facebookan. Dan tentu saja ada banyak sahabat, kawan Sensei, keluarga yang mengulurkan tangan membantu, kepada mereka saya berhutang.

Yups, cukup sudah istirahat di posnya, masih ada tanjakan di depan. Dan ingat, ini perjalanan yang tak ada puncak disana. Kalaupun ada, banyak puncak yang lebih tinggi….

Iklan

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s