Aku pernah ketemu orang hebat yang tahu bagaimana bekerja keras, cerdas, humanis dan cekatan.

Ya, kameraku gak bisa dipake. Bukan kamera-nya tepatnya, tapi lensa kit 18-55 yang umurnya memang sudah sekitar 3 tahun. Auto fokusnya gak bisa jalan, padahal sebagai fotografer kacangan aku gak bisa pake manual fokus, he he.

Di Facebook ketemulah nama Service Lensa Canon. Lantas aku menghubungi nomor telepon yang ada di FB tersebut. Walah, nggak bisa. Padahal besoknya mesti ke luar kota.

Nah, malemnya aku kebetulan janji dengan orang lain di Mal Kalibata. Tiba-tiba ada telpon dari Bang Juang, pemilik service lensa canon. Dia meminta maaf karena HP nya eror dan menawarkan ketemu. Ia langsung mengiya-kan untuk menemuiku saat itu juga.

Setelah menunggu sekitar setengah jam, dia datang dan mengajak ke es teler. Astaga, dia menawarkan untuk membetulkan lensaku di lokasi, aku dibelikannya sebotol teh botol dingin sambil melihatnya live membongkar membetulkan lensa. Sekitar setengah jam dia bongkar lensa, mengganti sebuah komponen dan memasangnya kembali. amazing. Biayanya 250 ribu rupiah dengan garansi 6 bulan. Aku gak nawar lagi karena sudah disogok teh botol dingin  menghargai cara dia memuaskan pelanggan: memaksakan datang (padahal belon mandi), membelikan teh botol dingin, memberikan service cepat sambil ngobrol ringan. Pokoknya puas. Apalagi begitu sampai rumah lensa sudah berfungsi normal.

Aku lantas ingat Erik, teman baik yang menjalankan usaha service HP di Pasar Baru. Erik juga berupaya memuaskan konsumen dengan memberikan layanan tunggu untuk perbaikan HP. Zaman itu aku pake nokiyem, samsul dan teman-temannya yang belum smart. Paling smart ya Communicator yang segede bata itu. Erik mampu menyelesaikan berbagai masalah di HP yang aku bawa. Keren pokoknya.

Ini masalah dedikasi dan fokus pada keahlian. Erik dan bang Juang adalah contoh mereka yang mengenali potensinya dan memaksimalkannya sehingga menjadi tidak biasa-biasa saja.

Nah sekarang pertanyaannya sedalam apa anda bekerja di “bidang” yang anda pilih? Apakah sudah layak dapat 250ribu rupiah untuk kerja setengah jam seperti Bang Juang?

Salam.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s