Buah Pendidikan di Negeri Kita

Beberapa waktu lalu, survey PISA yang menempatkan anak-anak Indonesia sebagai kedua paling “bodoh” tapi paling “bahagia” di dunia membuat banyak orang marah. Sibuklah banyak orang mencari pembenaran kesana-kemari.

Saya sedang tidak tertarik untuk mengukur keberhasilan pendidikan kita dengan angka-angka atau medali olimpiade sains. Sesungguhnya pendidikan mesti menempa manusia menjadi beradab dan jika tidak mampu bermanfaat, setidaknya tidak merugikan orang lain.

Ketika masyarakat memilih manusia korup untuk jadi pemimpin dalam pemilihan umum, sesungguhnya pendidikan telah gagal. Ketika orang-orang, tua-muda bahu membahu membuang pelastik, kasur dan kulkas di sungai, sesungguhnya pendidikan telah gagal. Ketika masyarakat bersama-sama melanggar aturan dan kemudian bergotong-royong menghindari konsekuensinya, sesungguhnya pendidikan juga telah gagal.

motor busway 2

Foto: Laman Facebook Polda Metro Jaya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.