Ah tiba-tiba kangen golok dan cangkul.

Ingat masa-masa mesti bikin puluhan lubang untuk menanam pisang atau mengumpulkan berember-ember tai kambing untuk menanam jagung.

Hmm rasanya lucu juga, sepulangnya dari Jepun, buat kebon sederhana dekat tempat mengajar. Menghabiskan waktu dengan mengajar, meneliti, menulis buku, menanam jagung atau kacang. Bikin rumah singgah dari gubuk bambu saja, yang penting ada listrik dan koneksi internet.

Ada balai buat naro buku dan majalah buat diakses anak-anak dan para mahasiswa.

Bisa sering kumpul dan diskusi sambil bakar ikan mas atau jagung πŸ™‚

Malam atau sore punya lapangan kecil yang bisa dipake anak-anak dan remaja latihan pencak silat.

Semoga ada rejekinya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s