Dikti memiliki mekanisme tentang jurnal yang “perlu dipertimbangkan” untuk kenaikan pangkat/ jabatan dosen. Misalnya ada yang disebut sebagai  jurnal palsu baik nasional maupun internasional. Selain itu ada jurnal internasional “meragukan”, Dikti – salah satunya — menggunakan list Jeaffrey Beal sebagai acuan.

Niatnya sih baik, maklum ada saja dosen nakal yang menggunakan sejumlah cara tak halal untuk naik pangkat, termasuk menggunakan jurnal, palsu, bodong atau rakitan. Namun penggunaan database tertentu tanpa cross-check tentu saja bisa membuat masalah baru. Misalnya dalam kolom komentar di halaman ini (http://pak.dikti.go.id/portal/?p=41.), terdapat banyak dosen yang mengeluh karena tulisannya berada di jurnal yang berada dalam database “meragukan” padahal menurut mereka  (penulis-nya) cukup bereputasi.

Di sisi lain Dikti juga misalnya amat memfavoritkan database  ISI Knowledge -Thomson Reuter (USA ), SCOPUS (Netherland), (http://www.scimagojr.com) dan Microsoft Academic Search,( http://academic.research.microsoft.com), tanpa mempertimbangkan apakah semua bidang ilmu tercakup di database tersebut. Untuk masalah ini silahkan klik disini (Saya akan buat tulisan sendiri soal ini)

Parahnya, Microsoft academic research sebetulnya masih berstatus “beta”, jadi masih amat meragukan sebagai referensi database jurnal ilmiah. Saya sendiri mencoba mencari Journal Indonesia dari Cornell University (http://seap.einaudi.cornell.edu/indonesia_journal) yang reputasinya tak diragukan dalam kajian Indonesia, tak ditemukan di ketiga database tersebut.

Mestinya Dikti bisa membangun database sendiri dengan ahli dari berbagai bidang ilmu dengan kriteria tersendiri, katakanlah Profesor yang menjadi editor di jurnal bereputasi.

Silahkan dibaca suratnya dibawah ini tentang Jurnal yang “perlu dipertimbangkan”, disalin-ulang dari halaman http://pak.dikti.go.id/portal/?p=41.:

Kami informasikan kepada para dosen pengusul/calon pengusul kenaikan pangkat/jabatan akademik dosen, terkait jurnal palsu yang tidak boleh dipergunakan dalam usulan serta informasi tentang questionable journal yang perlu diketahui dan diwaspadai.

A. Jurnal Palsu Berdasarkan Surat Direktur Diktendik
Pada tahun 2012, Direktur Diktendik mengeluarkan surat resmi tertuju pada tiga pengelola jurnal Nasional (JAM, Didaktika, dan Agritek. Surat-surat tersebut menginformasikan kepada pengelola bahwa jurnal tersebut tidak lagi dinilai untuk kenaikan pangkat/jabatan akademik dosen. File surat dan tampilan jurnal-jurnal tersebut dapat diunduh melalui halaman ‘Ketentuan PAK’ atau klik disini.

B. Jurnal Nasional tidak Terakreditasi dan Meragukan
Beberapa jurnal nasional tidak terakreditasi dan tergolong meragukan, antara lain:

  1. PERCIKAN, Ikatan Keluarga Besar Universitas Jambi (IKBUJ) – Bandung
  2. INOVASI, Jurnal Kajian Pendidikan, Jurnal Himpunan Mahasiswa dan Alumni Pasca Sarjana asal SUMUT
  3. Aktualita, Kantor KPN – Bung Kopertis Wilayah IX Sulawesi
  4. PROSPEK, Kantor Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta Wilayah IX Sulawesi
  5. IQRA Journal Ilmiah LP2S UMI
  6. Jurnal Tadulako, Alamat : Jl. Sekeloa Gg. Loa II RT 01 RW 02 Bandung

File tampilan jurnal nasional yang tidak terakreditasi dan dinilai meragukan dapat diunduh melalui halaman ‘Ketentuan PAK’ atau klik disini.

C. Jurnal Internasional Palsu
File tampilan jurnal internasional palsu dapat diunduh melalui halaman ‘Ketentuan PAK’ atau klik disini. Beberapa diantara jurnal internasional palsu tersebut antara lain:

  1. International Journal of Business and Social Science (USA)
  2. Asian Social Science (Canada)

D. Questionable Journals
Karya ilmiah di jurnal internasional yang diusulkan dalam kenaikan jabatan akan di periksa apakah terindeks di laman Thomson ISI Knowledge atau di Scopus SJR Journal Ranking atau Microsoft academic search. Apabila ditemukan di salah satu laman tersebut maka akan memenuhi kriteria sebagai jurnal internasional. Bila karya ilmiah tidak ditemukan disalah satu laman tersebut maka akan di periksa di laman scholarlyoa.com/publishers/ dan scholarlyoa.com/individual-journals yang memberikan informasi tentang publisher dan jurnal-jurnal meragukan (questionable journal). Dilaman ini juga dijelaskan alasan mengapa suatu jurnal sebagai jurnal meragukan. Bila jurnal yang diusulkan tidak pernah ditemukan sebagai jurnal yang tidak patut dalam penilaian Tim PAK maka jurnal yang diragukan tetap dinilai tetapi karya ilmiahnya tidak dapat dijadikan pemenuhan syarat kenaikan jabatan ke Guru Besar atau kenaikan jabatan ke Lektor Kepala dalam masa mukim 1-3 tahun. Jika jurnal meragukan tersebut telah ditemukan oleh Tim PAK dan ada hal-hal yang tidak patut, contohnya ada karya ilmiah di suatu jurnal internasional dibuat dari suatu template karya ilmiah dan lupa di delete maka jurnal tersebut tidak dinilai.

Oleh karenanya, disarankan berhati hati untuk melakukan publikasi karya ilmiah dalam jurnal yang meragukan .

Laman fakejournals.wordpress.com menampilkan daftar jurnal yang di curigai palsu di bidang Computer Science dan sebaiknya berhati hati bila akan mempublikasikan karya ilmiah.

Daftar publisher yang terdapat di dalam laman ini merupakan contoh publisher yang diragukan. Oleh karenanya, sebaiknya dosen berhati hati jika akan publikasi artikel ilmiah di jurnal tersebut. Salah satu contoh daftar yang ada di dalam laman tersebut adalah Beall’s List of Predatory, Open-Access Publishers by Jeffrey Beall 2012 Edition yang selalu diupdate oleh beliau (klik judul untuk detail).

Beberapa contoh publisher yang diragukan:

  1. David Publishing Company
  2. IJENS
  3. Dove Medical Press

Di dalam website tersebut juga terdapat artikel yang perlu kita cermati, berjudul Criteria for Determining Predatory Open-Access Publishers.

Selain itu di dalam laman ini berisi daftar jurnal palsu di bidang Computer Science.

Iklan

Satu tanggapan untuk “Jurnal yang Diragukan Dikti (?)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s