Mobil: Kebutuhan atau Gengsi

Di beberapa media massa, menteri perindustrian yang juga pengusaha berkata:

“Kasih tahu Pak Jokowi, ini juga ditujukan kepada rakyat yang berpenghasilan kecil dan menengah, rakyat yang mencintai dia juga. Harus diberikan kesempatan kepada rakyat kecil yang mencintai Pak Jokowi untuk bisa membeli mobil murah”.

Dulu, saya juga mungkin masih berpikir seperti bapak menteri ini, mobil itu lambang kemajuan, modern dan kemakmuran suatu bangsa. Dia itu bukan cuma alat transportasi, tapi status simbol pencapaian tertentu dalam bidang ekonomi, bahkan peradaban.

Kini, saya menyadari bahwa ucapan bapak menteri diatas adalah omong kosong. Yang dibutuhkan masyarakat setelah 68 tahun merdeka adalah alat transportasi massal yang baik, jalan yang tidak rusak serta jembatan yang tidak gampang rubuh.

Inti transportasi adalah memindahkan orang, bukan kendaraan pribadi. Mobil murah ini akan membuat pengguna motor pindah ke mobil murah dan badan jalan semakin disesaki kendaraan.

Setahun tinggal di Jepun, sarana transportasi publik amat baik. Ada banyak pilihan: bus kota, kereta atau subway. Semua bisa mengantarkan kita kemana kita mau pergi dengan jadwal yang teratur. Bahkan orang yang baru sampai Kyoto-pun bisa langsung paham dengan peta ini.

Banyak juga gedung yang tak menyediakan tempat parkir mobil, jadi musti parkir di tempat parkir yang harganya cukup mahal, bisa sekitar 50.000 rupiah per-jam-nya.  Kampusku, Doshisha University tak menyediakan tempat parkir sama sekali, kecuali untuk sepeda.

Doshisha

Nah, pemerintah juga membangun trotoar lebar-lebar yang juga sekaligus jalur sepeda. Selain murah, tentu saja membuat udara lebih sehat untuk warganya.

Jadi kalau mau kasih kado 68 tahun Indonesia merdeka, ya ini yang musti dibangun !!!

Iklan

2 comments

    • Di negara kita mobil masih jadi simbol status. Tak ada yang namanya hak memiliki mobil sebagaimana menteri perindustrian bilang, yang ada adalah hak untuk bisa bepergian dari satu tempat ke tempat lain dengan sarana yang baik. Karena kita membayar pajak, maka pemerintah wajib membangun jalan dan sarana transportasi publik yang baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s