Doktor Pertama

Ini tentang keluarga.
Minggu lalu aku menerima kabar baik, kakakku – Zaenal- berhasil mempertahankan disertasinya dalam defense di Hiroshima University.
Dengan demikian Ia menjadi doktor pertama di keluargaku. Doktor pertama? Ya karena masih ada beberapa calon doktor lain yang masih studi. Selain aku di Kyoto, ada istri-nya Zaenal di Kobe. Ada juga kakak kami, Malik yang berada di tahun ketiga studi doktor-nya di Jakarta.
Jadi insyaAllah sampai 2015, setidaknya akan ada empat doktor di keluarga besar el musri. Bisa bertambah jika ada anggota keluarga yang lain mulai bersekolah.
Tentu saja ini karunia yang mesti disyukuri. Pendidikan adalah warisan utama dari almarhum Apa. Yups, kami berdelapan bersaudara, memang hanya diberi warisan pendidikan sampai sarjana. Materi: tanah, Kebon, rumah, mobil, silakan cari sendiri.
Alhamdulillah, sebagian kami memang jadi pendidik, atau menikah dengan pendidik — baik di universitas maupun sekolah. Tentu saja yang mengajar di kampus mesti sekolah terus, maka inilah alasan kenapa akan ada empat atau lima doktor di keluarga kami.
Minta doanya ya, semoga ilmu yang didapat bermanfaat buat umat !

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s