Ketika Sakit

Sejak kamis badan ini sudah gak enak. Apalagi pulang dan pergi kehujanan naek sepeda. Hmm beberapa hari ini memang gak bisa tidur, entah kenapa. Makanya jumat walaupun ada acara di kampus, memutuskan istirahat total, berbaring saja.

Berobat? tentu saja pilihan paling rasional, pastinya dokter disini jauh lebih bagus dan aku memiliki asuransi kesehatan. Namun perasaan mengalahkan rasionalitas, ah paling masuk angin. Biasanya di Indonesia sakit kayak begini tinggal minum panadol merah ato antangin atau habatussauda. tapi disini dimana yang jual?

Seharian tiduran dan gak ada tanda-tanda membaik. Terpaksa bangun karena ada email sensei yang musti dibalas cepat.

Hmm tiba-tiba ada sms. “Pak, malam ini saya muter”

“whaaa, penyelamat dateng” Ini SMS dari Pak Nurudin yang menjual barang-barang (bumbu, mie, dll) dari Indonesia. Alhasil aku minta Ibun membeli paracetamol dan obat masuk angin.

Selesai belanja, langsung aku tenggak dua butir oskadon ( ha ha, ini obat emak gw di pandeglang) dan alhamdulillah bisa tidur.

Paginya masih pusing sedikit, jadi habis sarapan langsung minum dua lagi. Lumayan tambah berkurang pusingnya.

Siang habis makan siang aku gempur lagi pake antangin tablet dua biji.

Nah, sekarang sambil ngetik tulisan ini alhamdulillah, pusing sudah lenyap, tinggal badan yang lemes.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s