Lagi, Menjadi Dosen

Hmm mungkin banyak pemirsah bertanya-tanya, kenapa kok Abah Hamid rajin banget bikin tulisan atau publish data soal remunerasi, tunjangan fungsional, dsb?

Bukankah dosen memang selama ini biasa dan bisa cari duit di luar? Bikin proyek ini dan itu, bikin survey ini dan itu, jadi konsultan politik atau konsultan media, jadi selebritis muncul di tipi-tipi, ngasong ke dinas-dinas atau kementerian atau dpr/d, dll.

Hmm, betul-betul.. itu yang selama ini terjadi, mangkanya dunia pendidikan tinggi kita ketinggalan kan?

Menurut saia, yang ideal sih dosen mendapatkan cukup pendapatan dari gaji resmi-nya sehingga dia bisa fokus mengembangkan ilmu pengatahuan, mendidik dan meneliti. Juga untuk menarik orang-orang terbaik (baca: terpintar) agar mau jadi dosen.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.