Sudahlah Pak Nuh

Sudahlah Pak Nuh..

Berhentilah menghancurkan dan meneror anak-anak kita.

Tak elok menghancurkan perasaan anak dengan label lulus dan tidak lulus.

Itu akan menjadi hantu bagi mereka, seumur hidup.

Ujian Nasional cukup menjadi ujian saja tanpa perlu memberi label apakah mereka lulus atau tidak. Cukuplah mereka menerima nilainya saja, berapapun itu sesuai kemampuan dan kesungguhan belajar mereka.

Saya ingat ketika SD sampai SMU dulu, tak ada hantu bernama Ujian Nasional. Yang ada adalah EBTA dan EBTANAS. Ebta/Ebtanas menyulitkan tapi tidak menjadi hantu. Yang pintar dan rajin tentu saja bisa mendapatkan nilai bagus, begitu juga sebaliknya. Masing-masing mendapatkan apa yang mereka upayakan dalam beberapa tahun bersekolah, tanpa perlu takut diberi label lulus atau tidak lulus.

Pak Nuh, ujian nasional  sudah membawa pendidikan ini tersesat terlalu jauh. Tak hanya menghancurkan dan meneror hati anak, tapi juga orang tua dan guru dari anak-anak yang disebut “tidak lulus”.

Pak Nuh, Ujian nasional juga menghancurkan integritas dunia pendidikan. Sistemnya meneror, sehingga kecurangan menjadi hal biasa dan cukup dibiarkan di dunia pendidikan. Bukankah kecurangan ini menjadi bekal yang kuat untuk mereka melakukan kecurangan yang lebih besar seperti korupsi kelak di kemudian hari?

Sudahlah Pak Nuh, jika anda mau membuat sejarah baik, khusnul khatimah, ayo hentikan ujian nasional, kembali ke EBTA/EBTANAS.

Iklan

One thought on “Sudahlah Pak Nuh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s