Dari Atap Apato

Apato kami empat lantai. Lantai pertama garasi, tempat menyimpan kendaraan, utamanya sepeda. Kami tinggal di lantai dua. Lantai tiga sementara kosong, dan lantai empat diisi Pak Tsubakino. Nah atapnya berupa semen, sehingga kami sering memanfaatkannya untuk bermain, memotret atau minum kopi, disamping menjempur pakaian tentunya. Nah pemandangan ke belakang berupa gunung-gunung sebagai bacground padatnya rumah-rumah…

Sungai Sebagai Public Sphere

Salah satu penyumbang persoalan banjir di jakarta adalah buruknya pengelolaan sungai. Ciliwung yang menjadi sarana alami air mengalir diperkosa manusia habis-habisan. Ia menjadi dangkal, sempit, bau dan kumuh. Pemerintah dan warga bersama-sama berpuluh tahun menghancurkan ciliwung. Maka tak usah heran jika banjir kerap terjadi. Justru dengan intensitas hujan yang tinggi, hancurnya kawasan resapan air di…