Menulis itu butuh keterampilan dan mood. Satu saja hilang, macet semuanya. Ada banyak rencana yang tersedia di kepala, tapi menuangkannya, sulit sekali. Pada akhirnya, biasanya sang tulisan selesai mendekati deadline. Seperti minggu lalu, menyelesaikan materi presentasi jam tiga pagi. duh.

Kebiasaan jelek, tapi sampai sekarang belum bisa hilang. Target dibuat, direvisi, direvisi, dan direvisi. Semoga kelak kebiasaan buruk ini bisa diperbaiki

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s