Catatan Bangkok #6

Ini hari terakhir kami berkeliling Bangkok. Miichi sudah duluan pulang ke Iwata semalam. Ia kirim email dari Stasiun Tokyo, tanda ia selamat sampai Jepang. Pagi ini, Wataru juga pulang ke Kyoto. Ia masih harus berkutat dengan deadline diserttasi dan berbagai persoalan lain, termasuk kehilangan dompet kemarin.
Awalnya tim akan dibagi dua, satu ketemu chuvit dan yang lain bertemu anggota dprd bangkok. Namun akhirnya kita bersama menuju rumah chuvit. Chuvit merupakan salah satu politisi kontroversial di Bangkok dengan gaya kampanye di psoternya yang aneh. ia nampak marah-marah di semua posternya, kecuali satu poster ketika ia berpose bersama moto-moto, anjingnya. Sesuai-lah dengan tema kampanye-nya, anti korupsi.
Siangnya kami diterima langsung ketua DPRD bangkok yang menjelaskan seputar kepemerintahan bangkok dan peran dprd. Hmm si bapak baik juga, ia menghidangkan makan siang untuk kami. Tak banyak yang didapatkan dalam diskusi kali ini. Apalagi diskusi berjalan luambat soalnya si bapak pake bahasa thai, jadi musti pake interpreter.
Har iini ditutup dengan shoping soalnya tim akan segera pulang ke negaranya masing-masing. Okamoto bertolak ke Jepang malam ini juga. Aku baru besok bertolak ke Jakarta.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.