Setelah tertunda beberapa waktu, akhirnya keberangkatan ke Malang sudah mulai jelas. Kegiatan kursus TOEFL di UM akan dimulai hari senin, 25 Oktober 2010. Penerbanganku ke Malang terjadwal besok jam 7 pagi. Ya, harus meninggalkan keluarga dan pekerjaan rutin selama tiga bulan.

Maka kemarin aku memasak fettucini untuk mereka, dengan pasta fettucini, keju leleh dan saus keju khusus plus smoked beef. hmm, yummi dan enak. tak pernah melihat ilham begitu lahap makan. Ayu juga begitu, ia selalu bilang “Gak tahan pengen makan spageti-nya abah'”.

Pekerjaan di berbagai tempat sudah diserahkan. Di Untirta Mas Gandung mengambil alih mata kuliah PIP dan Politik Lokal. mahasiswa mengirim SMS, “Pak minta nomor Pak Gandum”, he he. lucu juga. Kelasku di UI diserahkan ke Iksan, sementara satu lagi di UT diserahkan ke Ferry, berikut pekerjaan survey bersama Okamoto.

Kayaknya beberapa pihak di banten juga senang dengan keberangkatanku. Maklumlah tak semua happy dengan tulisan maupun pernyataanku di media lokal. Tulisanku soal POLITIK LOKAL BANTEN, CATATAN DAN PREDIKSI saja bikin beberapa pihak kebakaran jenggot. Ya, anggap saja tiga bulan ke depan mengasah pisau lah. minggu ini aku bahkan menolak berkomentar untuk sebuah isu. bismillah, puasa bicara dulu deh.

Ada beberapa hal yang jadi target di Malang:

1. Mengejar angka TOEFL setinggi mungkin. masak sih didrill setiap hari (senin sampe jumat) masih bego juga, he he. ni berkorelasi dengan target tahun depan ambil S3. sebisa mungkin di luar negeri. Moga-moga bisa

2. Lebih kurus. Beberapa orang mengatakan aku sudah terlalu gemuk. Kan gak enak, dikira gaji dosen besar ;). Nah saatnya kembali ke khitah, berolahraga. Jelek-jelek gini waktu masih muda dulu pernah aktif di Tarung Derajat dan perutku kotak-kotak, he he

3. Menyiapkan tulisan seminar. Aku sudah pasti berangkat ke Kyoto tanggal 9 -22 desember, di sela-sela kursus TOEFL. tiket sudah di tangan soalnya. Padahal tulisan belum jadi, bahkan judul belum fix. Nah mesti mendisiplinkan diri menulis dan membaca. Harusnya bisa karena tak ada gangguan berarti di Malang.

4. Menyiapkan tulisan jurnal dan buku. Dalam rangka mengejar jabatan Guru Besar lima tahun lagi, maka prioritasnya adalah menulis buku dan jurnal. beberapa draft naskah sedang dipersiapkan menunggu diselesaikan. semoga bisa selesai.

5. membaca beberapa buku teks berbahasa inggris. beberapa buku mesti diselesaikan dibaca dan seperti diatas, gak ada alasan untuk gak baca toh.

duh kok hidup dengan target-target.

ya iya lah

Iklan

Satu tanggapan untuk “Rencana Berkhalwat di Malang

  1. wah ternyata dosen q hebat bgt! saya bangga dan bersyukur bisa kenal dengan bapa. insya ALLAH Bapa akan jadi inspirator buat saya. doakan saya ya pa agar saya bisa mengikuti jejak bapa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s