Sindrom Negara Lemah

Maraknya kekerasan, baik dilakukan preman, kelompok masyarakat maupun pihak yang diklaim sebagai teroris adalah salah satu indikasi bahwa negara memang sedang melemah. Negara gagal merefleksikan definisinya sendiri. Weber mendefinisikan negara sebagai “Organisasi masyarakat yang memiliki monopoli dalam penggunaan kekerasan fisik secara sah”.

Artinya pihak yang boleh menggunakan kekerasan adalah negara. kekerasan yang dilakukan adalah kekerasan yang dilaksanakan mengacu kepada undang-undang atau aturan yang ada. Jadi diluar (aparat) negara dilarang keras melakukan kekerasan. Pun aparat dilarang melakukan kekerasan diluar undang-undang atau aturan yang ada. Karena itulah ada istilah “pihak yang berwenang” atau “pihak yang berwajib”.

Nah, hadirnya kekerasan yang dilakukan oleh orang-orang diluar negara menunjukkan kegagalan negara melaksanakan definisi tadi. Secara kasat mata kita bisa melihat bahwa banyak pihak bisa melakukan kekerasan terhadap masyarakat.

Contoh kecil, parkirlah mobil anda di dalam kawasan senayan. Maka anda harus membayar minimal lima ribu rupiah kepada segerombol pemuda yang tak beridentitas, tak memberikan karcis dan setengah memaksa. Jika tidak? siap-siap saja mobil anda tergores dan tak ada pihak yang mau bertanggungjawab.

Atau mampirlah ke pasar kaget di Stekpi, Kalibata setiap hari minggu pagi. Perhatikan ada ormas yang menarik pungutan beberapa kali kepada para pedagang yang berjualan disana. Uang yang dipungut diistilahkan sebagai uang keamanan. Uang keamanan? jadi pihak yang mengendalikan keamanan adalah ormas dan bukan aparat negara? kemana uang keamanan itu mengalir?

(bersambung)………

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s